NAKALNYA..Remaja Dumai Ini Ajak Temannya Kuras ATM Bapak Tirinya Sendiri Sampai Kandas

Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:55:20 WIB
RM menunjukkan beberapa hasil kejahatan ayng dikuras dari ATM ayahnya.

DUMAI (RIAUSKY.COM)- RM (15) benar-benar nakal namun sekaligus bodoh. Bayangkan, dia  mencuri dompet dan ATM milik bapak tirinya lalu menyerahkannya kepada dua sahabatnya, RH dan BOB.

Ironisnya, kebaikan RM dibalas dengan pengkhianatan oleh dua sahabatnya tersebut. Mereka menyerahkan uang sebesar Rp3,1 juta kepada RM, padahal mereka menarik uang tak kurang dari Rp14 juta dari dua kartu ATM milik orang tua RM, berinisial AR.

Kejahatan tiga remaja tanggung itu kemudian terungkap setelah ayah tiri RM, AR melaporkan dirinya kehilangan dompet beserta sejumlah isinya, diantaranya juga dua buah kartu ATM.

Saat datang ke Bank untuk mengecek dan membekukan kartu ATM nya yang hilang bersama dompet, AR terkejut, karena, di dalam ATM nya sudah tak ada lagi uang dalam jumlah besar.

"Saat sampai di bank korban meminta pihak bank memblokir  rekening serta  meminta rekening  koran Bank  Mandiri dan BRI dan melihat  telah dilakukan penarikan uang  melalui ATM Mandiri milinya sebesar  Rp9,1 juta dan dari ATM BRI  sebesar  Rp5 juta  tanpa  sepengetahuan  korban," ujar Jamal.


Mendapatkan laporan tersebut pihak kepolisian ditemani korban mendatangi pihak bank untuk berkoordinasi dan meminta  rekaman  CCTV  ATM untuk diputar dan melihat pelaku RH bersama BOB ( DPO)  melakukan  penarikan  uang miliknya melalui ATM  Bank  Mandiri Jalan Sudirman dan ATM Bank BRI  Jalan Sultan  Syarif yang mana kedua pelaku dikenali oleh korban. 


"Mendapatkan bukti siapa pelaku pencurian tersebut selanjutnya pada Rabu (4/19) sekira 22.00 WIB  tim  opsnal  Polsek Bukit  Kapur  melakukan  pencarian  dan  penangkapan terhadap pelaku RH serta  menemukan dompet serta  ATM milik korban pada tersangka RH," terang Jamal.


"Hasil pengembangan tersangka RH polisi mengamankan RM yang tidak lain adalah anak tiri korban dan RM mengakui dirinya mengambil  dompet yang berisikan  atm serta nomor  PIN milik  korban  selaku  bapak  tiri  tersangka," tambah Jamal.


Diterangkan Jamal lagi, berhubungan tersangka RM tidak bisa mengambil uang  melalui  ATM, RM mengajak rekannya  BOB mengambil uang di ATM Mandiri  Baganbesar  sebanyak Rp3,1 juta dan  uang  dipegang RM dan selanjutnya  menyerahkan  uang  untuk  disimpan oleh  RH lalu RM memberitahukan  kepada RH dan BOB  bahwa  ATM  teraebut milik  bapaknya  yang  dicuri  dan  BOB  meminta ATM lainnya milik korban untuk  mengambil uang dengan  mengatakan  kita  kuras  uangnya lalu  BOB menyuruh  RM sembunyi lalu  BOB  dan RH pergi ke ATM mengambil  uang di ATM  Mandiri  jalan Sudirman sebesar  Rp6 juta dan di ATM  BRI  jalan  Sutan  Syarif  Kasim sebesar Rp5 juta.


"Dari hasil pengambilan uang di ATM tersebut RH dan BOB memberikan uang kepda RM  sebesar Rp3 juta ditambah  1 buah  handphone dengan harga Rp.1,5 juta sedangkan  sisanya sebanyak  Rp6,5 juta diambil  BOB dan RH  tanpa  sepengetahuan RM," kata Jamal.


Selanjutnya dalam keterangannya RM membeli sepedamotor  mio  dengan  harga Rp5 juta dan uang  sisa  sebesar Rp1 juta serta  BPKB  dan  dompet  serta  isinya  disimpan RH. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil Rp14 juta.


" Saat ini tersangka RH dan RM sudah dia makan di Mapolsek Bukit Kapur untuk proses penyelidikan lebih lanjut sementara tersangka BOB masih dalam pengejaran tim dilapangan," pungjas Jamal. (R07)

Terkini