BREAKING NEWS: Diteriaki Rampok, Grandmax Panjat Trotoar Sudirman, Delapan Penumpangnya Berhamburan

Jumat, 27 Oktober 2017 | 23:25:34 WIB
Mobil Daihatsu Grandmax yang diduga kawanan rampok saat menghantam median jalan Sudirman di Simpang Tiga malam tadi.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Diduga menjadi kendaraan yang digunakan kawanan perampok, sebuah mobil Daihatsu Grandmax berwarna hitam dengan nomor polisi BM1435XX bonyok di Jalan Sudirman tidak jauh dari pertigaan Jalan Utama Pekanbaru.

Mobil tersebut baru benar-benar terhenti setelah tersangkut di median yang membelah kepadatan ruas lalu lintas Jalan Sudirman-Kaharuddin Nasution sekitar pukul 07.40 WIB malam tadi.

Tidak diketahui dari mana asal mulanya, tiba-tiba saja, mobil van berwarna hitam yang ditumpangi oleh delapan orang tersebut tiba-tiba saja melaju kencang dari arah Kubang menuju dalam kota.

Mobil tersebut terlibat kejar mengejar dengan sejumlah pengguna sepeda motor. Bahkan, mobil tersebut sempat dilempari batu sehingga kaca pada bagian samping sopir pecah.

Tak hanya itu, mobil tersebut juga dipukuli menggunakan balok sehingga mengalami lecet dan penyok.

Belum diketahui penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Bahkan, setelah mobil tersebut berhenti, sejumlah pengguna sepeda motor terus mengejar seluruh isi mobil yang dilaporkan warga berjumlah sekitar tujuh orang.

''Ya, tadi katanya mereka merampok. Karena diteriaki rampok, warga yang semula mendengar teriakan langsung mengejar dan memburu mobil itu, sampai kemudian baru berhenti setelah menghantam median jalan setinggi 50 meter dan tak lagi bisa bergerak,'' kata Sandi, salah seorang warga yang terlihat diantara ratusan warga saat ditemui riausky.com di lapangan.

Seluruh penumpang mobil tersebut dilaporkan melarikan diri berhamburan ke beberapa penjuru. ''Dua diantaranya ditangkap di sekitar Pondok Patin, sedang dua lainnya ditangkap di Jalan Tengku Bey atau jalan utama. Ada tiga orang yang lari dan belum ditemukan,'' ungkap Sandi lebih jauh.

Dari pantauan riausky saat keributan terjadi, belum ada anggota kepolisian yang turun. Sejumlah warga terlihat langsung emosi dan memukuli para pelaku karene menduga mereka adalah  kawanan perampok.(R04)

Terkini