Klub Bundes Tawarkan 8.000 US Dollar Per Minggu, Benfica Undang Trial di Portugal, Egy Kepincut La Liga

Ahad, 29 Oktober 2017 | 01:53:05 WIB
Egy Maulana Vikri

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Jalan lebar mulai terbuka bagi winger muda Indonesia, Egy Maulana Vikri. Undangan berturut-turut dari sejumlah klub besar eropa pun mulai menghampirinya.

Belum beberapa hari lalu menolak undangan untuk bermain di glub raksasa bundes liga di Jerman, akhir pekan ini, Egy kembali dikejar komitmen untuk bergabung bersama klub besar liga Portugal, Benfica.

Undangan kepada Egy masuk melalui email resmi klub dunia tersebut dengan arahan untuk mengikuti sesi trial di klub eropa itu.

Memang, dalam beberapa hari belakangan, Egy kerap dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa. Dia juga menarik minat dari klub asal Jerman.

Keseriusan Benfica mengundang Egy ditandai dengan datangnya surat resmi yang tersebar di dunia maya dari klub Portugal.

“Dear sir/Madam. Sport Lisboa E Benfica-Futebol, SAD, yang beralamat di Estadio Sport Lisboa e Benfica, Portugal dengan hormat mengundang secara resmi Egy Maulana Vikri yang lahir pada 07/07/200 di Medan/Republik Indonesia untuk jalani trial bersama kami,” tulis surat tersebut.

Nantinya andai diterima, Egy akan ditempa di akademi Caixa Futebol Campus di Seixa, Portugal. Mereka juga akan mengurus visa masuk Portugal.

“Seluruh asuransi olahraga akan ditanggung Benfica. Kami akan senang hati menerima Egy Maulana Vikri di Lisbon,” tutup surat yang ditandatangani GM Akademi Muda Benfica, Pedro Mil-Homes.

Ayah angkat winger Timnas U-19 tersebut, Subagja menyebut di Spanyol ada lebih dari tiga klub, namun yang paling berminat ingin membawa pesepakbola 17 tahun itu ke sana adalah Real Madrid, Getafe, dan Espanyol.

“Kalau Portugal ada klub Sporting Lisbon dan Benfica,” ungkapnya, saat ditemui di Kemenpora, Rabu (25/10/2017) pagi.

Sementara itu, satu klub lainnya adalah tim asal Bundesliga Jerman. Bahkan, menurut Subagja, klub yang bersangkutan sampai menawarkan kontrak langsung.

“Tapi Egy inginnya tak di Jerman, dia sangat ingin main di Spanyol,” ucapnya.

Saking besarnya keinginan bermain di negeri Matador, dia sampai menolak tawaran kontrak dari klub Bundesliga meski disodori tanda tangan kontrak.

“Klub Jerman ini minta langsung sign kontrak. Tapi karena belum 18 tahun, Egy dititipkan dulu sama tim Thailand yang jadi sister club mereka satu tahun. Kalau sudah 18 tahun langsung ke Bundesliga,” ujar Bagja.

Namun, pria asal Cirebon tersebut enggan menyebutkan nama klub Jerman itu dengan alasan tak enak dengan agen yang telah memberikan penawaran.

“Saya lupa namanya,” ucap Bagja singkat.

Hanya, dia membocorokan bahwa Egy mendapatkan tawaran sampai USD 8.000 per bulan.

Saat Bagja mencoba bertanya kepada Egy, ternyata terungkap kalau Egy lebih tertarik ke Liga Spanyol dan memilih tak menerima tawaran tersebut.


“Bukan cuma dapat bayaran itu, tapi ada juga fasilitas rumah atau apartemen, mobil, dan fasilitas lainnya,” ungkap Bagja.

Ditambah lagi, Egy lebih berminat tampil di Eropa dibanding harus satu musim terlebih dulu di Liga Thailand baru ke Bundesliga,” tandasnya. (*/Pojoksatu)

Terkini