UPDATE, Kata Dedi Sang Gigolo, Deli Cinta Puas dengan Pelayanannya Diranjang, Hingga Minta Ini...

Selasa, 26 Desember 2017 | 18:07:57 WIB
Dedi Purbianto dan Deli Cinta

BATAM (RIAUSKY.COM)- Dedi Purbianto, tersangka pembunuhan Deli Cinta Sihombing (28) selain bekerja sebagai waiters di salah satu cafe yang ada di kawasan Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). 

Pria 28 tahun itu memiliki juga pekerjaan sampingan sebagai pemuas nafsu wanita atau 'gigolo' yang bertarif cukup tinggi.

Kapolsek Batuaji Batam, Kompol Sujoko mengatakan, dari pengakuan tersangka, selama menjadi 'gigolo' dia baru lima kali jasanya dipakai wanita kesepian, termasuk diantaranya Deli Cinta Sihombing.

"Untuk sekali kencan pelaku atau tersangka Dedi memasang tarif Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta," ujar Sujoko, Selasa (26/12/2017).

Menurut Sujoko, pelaku nekat menghabisi nyawa Deli, karena sakit hati lantaran upah jasanya yang telah memuaskan hasrat seksual korban tidak dibayar. 

Dedi pertama kali melayani Deli di Hotel Nagoya. Karena belum dibayar, tersangka terus meminta bayaran kepada korban, dan korban mau membayar asalkan mau berhubungan intim untuk kedua kalinya.

Korban merasa puas dengan pelayanan tersangka, dan akhirnya disepakati tersangka mau mengikuti korban untuk melayani kebutuhan biologisnya untuk yang kedua pada Rabu (20/12/2017).

"Mereka janjian di Tunas Regency Sagulung, Setelah itu, korban langsung membawa pelaku dengan menggunakan mobil ke rumahya di Tanjunguncang," ujar Sujoko.

Sesuai dengan perjanjian mereka sebelumnya, kata Sujoko, korban harus membayar kepada pelaku Rp1,5 juta. Namun, korban kembali ingkar setelah selesai berhubungan intim dan hanya memberikan uang sebesar Rp 200 saja kepada tersangka.

"Saat diminta kekurangannya, pelaku mengaku dimaki-maki dan diusir korban. Karena sakit hati dan tidak dihargai pelaku langsung mencekik leher korban dan menekan kepala korban ke kasur. Saat kondisi korban lemas pelaku mengikat tangan korban, hingga tewas." ujar Sujoko seperti dilansir dari Batam Today.

Setelah itu, lanjut Sujoko, pelaku mengambil televisi dan handphone milik korban. Kemudian tersangka kabur begitu saja dengan mengunakan mobil Toyota Rush milik korban.

"Pelaku mengaku kenal dengan korban melalui sebuah aplikasi dan mereka awal kenalan di tempat hiburan malam di kawasan Nagoya," ujar Sujoko.(R04)

Terkini