PEKANBARU(RIAUSKY.COM)-Jika sebelumnya mahasiswa Riau mengalami luka tembakan yang diduga dilakukan mahasiswa Makassar, kini seorang mahasiswa asal Makassar Irfan Hajir Suhair (20) yang juga peserta kongres HMI XXIX, bonyok usai dikeroyok oleh enam orang pria tak dikenal, di Jalan Teratai, tak jauh dari asrama Brimob, Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (23/11/2015) malam tadi.
Irfan mengalami luka dibagian pelipis bibir yang bengkak. Tidak terima atas penganiayaan tersebut Irfan Hajir Suhair (20) akhirnya melaporkan kasus penganiayaan yang ia alami ke polisi, Senin tengah malam tadi. Peserta kongres HMI tersebut mengaku dikeroyok oleh enam orang tak dikenal, saat dirinya pulang membeli pulsa.
Dalam laporan polisi dikatakan, malam itu Irfan keluar dari mes sementara peserta HMI (di asrama Brimob Jalan Durian,red), dengan niat membeli pulsa. Namun sepulangnya darisana, ia justru dihadang oleh enam orang pria. Mereka sempat bertanya kepada Irfan, 'apakah kamu orang Makassar'.
Tanpa curiga, Irfan menjawab, 'iya saya orang Makassar'. Mendengar itu, enam pria ini langsung melibas Irfan hingga babak belur. Setelah itu, mereka bergegas kabur meninggalkan lokasi kejadian, yang hanya berjarak beberapa meter dari gerbang asrama Brimob.
"Kita sudah menerima laporan dari korban, dan polisi masih melakukan penyelidikan terhadap para pengeroyok ini. Untuk motif (penganiayaan,red) belum bisa kita pastikan. Kita masih kembangkan lagi," sebut Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Rabu (24/11/2015) pagi.(RO3)