Lagi, Mahasiswa Asal Sulawesi Buat Ulah

Selasa, 24 November 2015 | 11:00:15 WIB
PEKANBARU(RIAUSKY.COM)-Jika sebelumnya mahasiswa peserta kongres HMI dari Sulselbar telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi, namun ternyata kembali mahasiswa asal Sulawesi berulah. kali ini rombongan liar (Romli) peserta pengembira kongres HMI asal Sulawesi Barat Mandar nyaris membuat gaduh di di Purna MTQ, Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (24/11/2015) dinihari tadi.
 
 
Kegaduhan ini akibat pengembira kongres HMI asal Sulawesi Barat Mandar, enggan membayar penuh sewa bus. Dimana sewa bus yang harusnya Rp6 juta, hanya dibayar Rp2 juta oleh massa HMI asal Sulawesi Barat ini. Hal ini tentu saja di tolak oleh pihak bus dan mendesak massa yang ditaksir berjumlah 46 orang itu untuk melunasinya. Namun massa tetap bersikukuh, kalau hal tersebut bukan tanggung jawab mereka.
 
Kebingungan dengan sikap menang sendiri dari HMI Sulawesi Barat tersebut, pihak bus lalu berkoordinasi dengan panitia lokal kongres. Akan tetapi panitia lokal malah menyarankan mereka untuk berkoordinasi dengan Panitia Nasional Kongres (Panasko), yang ujung-ujungnya tidak bisa dihubungi.
 
Padahal bus ini harus melanjutkan perjalanannya ke Padang Sidempuan. Setelah kesana-kemari bak layaknya bola pingpong, kekurangan uang sebesar Rp4 juta itupun akhirnya ditebus. Lalu oleh kepolisian, peserta yang berjumlah 46 orang ini langsung dibawa ke venue takraw, Purna MTQ, Pekanbaru, untuk beristirahat.
 
Namun bukannya beristirahat, kelompok Romli ini malah berteriak-teriak dan meribut. Mereka juga sempat mengancam akan turun ke jalan dan menggelar aksi, lantaran merasa ditelantarkan. Beruntung petugas piket gabungan posko Purna MTQ sigap menenangkan mereka.
 
"Sudah, pagi ini situasi sudah kondusif, walau subuh tadi sekitar pukul 04.00 WIB, sempat terjadi keributan kecil dari massa Polewali Mandar, terkait masalah pembayaran ongkos bus," jawab Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Selasa siang.(RO3)
 

Terkini