DURI (RIAUSKY.COM)- Denny Prasetio tewas mengenaskan. Tubuhnya dihunjam pisau egrek (pisau pemotong buah sawit,red) Sabtu (27/1/2018) sekira pukul 10.00 WIb.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi di perkebunan sawit milik Hadi Singarimbun di Pinggir, Kabupaten Bengkalis, tempat Deddy bekerja.
Saat itu, diduga korban sedang beristirahat dan menyandarkan penjolok buah sawit dengan ujung engrek ke sebuah pohon.
Diduga, penjolok buah tersebut terjatuh dan mata egrek tepat menghunjam data Denny cukup dalam.
Pasca peristiwa itu, Deddy sempat menginformasikan dadanya terluka kepada sejumlah rekannya yang bekerja hanya beberapa blok dari posisi dia bekerja.
Melihat Denny kesakitan, rekan-rekannya heran dan memperhatikan Deddy mengerang kesakitan sambil memegang dadanya.
Dengan serta merta mereka pun lantas menggotong Deddy menuju jalan besar untuk dibawa ke rumah sakit.
Sayangnya, Denni dilaporkan meninggal dunia dalam perjalana guna mendapatkan perawatan.
Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, Sik melalui Kapolsek Pinggir Kompol Ernis Sitinjak, Sik membenarkan peristiwa tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) aparat tidak menemukan dugaan tindak kekerasan dan perkelahian.
''Kita menemukan darah di ujung egrek. Diduga, mata egrek itu menghunjam dada korban saat terjatuh,'' kata dia.
Denny Prasetio diketahui merupakan buruh pemanen sawit di perkebunan Hadi Singarimbun, warga dusun Air Pulai desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir, Sabtu pagi (27/1/2018) sekira pukul 10.00 WIb.(R17)