RIAUSKY.COM - Seorang wanita bernama Veriona gultom (20) ramai diperbicangkan di media sosial, Selasa (27/2/2018).
Perempuan asal Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara ini ditemukan tewas dengan wajah lebam mengeluarkan darah di rumah kosan milik Yanti Lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (25/2/2018).
Dalam KTP, korban tercatat sebagai warga Seto Pati RT 03/03, Kelurahan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ia bekerja sebagai karyawati bagian cuting perusahaan Garmen PT Simone Wanaherang.
Kapolsek Gunung Putri, Bogor, Kompol Yudi Kusnadi mengatakan, jenazah korban ditemukan dalam posisi terlentang dan ditutup kain selimut.
Selain itu, turut ditemukan sebuah boneka yang terletak di samping korban.
“Jasad wanita tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat jati, Jakarta Timur untuk proses otopsi mengetahui penyebab kematian korban dan motif di balik dugaan pembunuhan,” kata Yudi Kusnadi seperti dilansir Tribun.
Informasi yang ramai diperbicangkan di media sosial, disebutkan bahwa Veriona gultom adalah korban pembunuhan. Ia diduga dibunuh oleh pacarnya sendiri yang bernama Evanz alias Isco Marbun.
Menelusuri dari media sosial, foto-foto Evanz banyak bertebaran di media sosial facebook yang dikaitkan dengan korban Veriona Gultom.
Menelusuri ke dalam facebooknya, pria ini memang mengunggah beberapa foto bersama Veriona Gultom. Kelima akun facebooknya dibanjiri komentar netizen yang penuh dengan sumpah dan makian.
Bahkan netizen pun turut mendoakan, agar pria ini segera ditangkap polisi. Pria ini juga disebutkan berasal dari Tebing Tinggi, Sumatera Utara.
"Kalau gak salah org ini aku pernah jumpah deh kayak kalau gak salah dia mau ke parapat km pas 1 mobil aku turun di Tiga Dolok dari Siantar," tulis Eka Presetia Napitu.
"Buat cewe lebih hati2 bergaul,,kalau pacaran ya jangan di ajak kedalam rumah sendirian ya kesannya kan negatif nah sedapat mungkin kenalkan dengan saudara atau ajak teman2 kog ketemuan biar tidak ada celah bt berbuat jahat. Apalagi kalau sudah kasar dn maen tangan cepat2 di cut kalau bandel juga lapor kan kepolisi di dampingi keluarga.pacaran itu gak usah pake cinta diatas segalanya tp bijaksana juga," komentar Deshi Haloho.
Sebagaimana diketahui, jenazah Veronian ditemukan pertama kali oleh tetangga kosnya, Kustimi (32).
Menurut Kustimi, Veriona Gultom baru satu bulan menempati rumah kos tersebut.
“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi dilansir dari postingan netizen di media sosial.
Melansir dari situs Jurnalx.com, ternyata tetangga Verion Gultom sempat mendengar suara teriakan korban sebanyak dua kali. Namun, ketika didatangi suara tersebut pun tak terdengar lagi.
“Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” ungkapnya.
Tak lama kemudian, aparat kepolisian Polsek Gunung Putri tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. (R03)