RIAUSKY.COM - Pihak Kepolisian masih mendalami kasus tewasnya seorang kakek berusia 72 tahun dalam keadaan menggenaskan dengan luka leher dan kemaluan terputus.
Kapolsek Pulau Panggung AKP Budi Harto mengatakan, Unit Reskrim Polsek Pulau Panggung masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian korban yang diketahui bernama Thamrin, warga Talang Teluk Kawasan Mandiri Lestari, Register 39 Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. Lampung.
"Terus kita dalami penyebab pastinya. Selanjutnya akan kami informasikan perkembangannya." ujar AKP Budi Harto, Minggu (4/3) seperti dilansir JawaPos.com.
Ia menceritakan, jasad Thamrin pertama kali ditemukan oleh Fikri,42 bersama tiga rekannya yang merupakan tetangga korban pada Sabtu (3/3) malam pukul 19.30 WIB.
"Berdasarkan keterangan saksi, awalnya dia dan temannya sedang melaksanakan Salat Isya. Tiba-tiba, mereka mendengar suara teriakan secara histeris dan diiringi rintihan seseorang merasakan kesakitan yang berasal dari jarak 50 meter dari Mushola,"jelas AKP Budi Harto.
Usai Salat, Fikri dan ke tiga temannya mencari sumber suara. Setelah dicari, Fikri melihat korban sudah tergeletak. Korban tergelatak di tanah dengan posisi tertidur sambil miring di halaman rumahnya
Melihat korban sudah bersimbah darah, Fikri kemudian berteriak dan meminta tolong. Fikri mengatakan saat kejadian tidak ada satu orang pun yang berada di Tempat kejadian Perkara. Begitupun dengan sang istri korban.
“Selang beberapa waktu, warga sekitar datang mengerumuni rumah Thamrin. Istrinya datang kemudian menangis karena melihat sang suami sudah meninggal,” urainya.
Di lokasi kejadian, Polisi menemukan barang bukti sebilah pisau berikut dengan sarung tangan berlumuran darah. Selain itu, Polisi juga menemukan satu buah baju yang berlumuran darah; celana pendek; sarung berikut tali ikat pinggang dan seutas tali kabel.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis lanjut AKP Budi, ditubuh korban ditemukan luka sayat di bagian leher sebelah kanan sepanjang kurang lebih 13 cm dan luka tusuk di leher yang mengenai tenggorokan sedalam kurang lebih 2 cm.
Tak hanya itu saja, juga ditemukan luka tusuk di bagian perut sedalam kurang lebih 3 cm; alat kelamin sudah terpotong dan hilang.
Dugaan sementara, korban tewas karena bunuh diri. Pasalnya, berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya diketahui sempat beberapa kali berupaya melakukan bunuh diri.
"Dikuatkan karena sebelumya korban pernah hendak melakukan bunuh dir. Namun dapat digagalkan oleh masyarakat, setiap perkataan selalu mengeluh sakit dan selalu ingin bunuh diri," tandas Kapolsek. (R02)