BIADAB...3 Hari Disekap, Siswi SMA Cantik Ini Diperkosa Eks Seniornya di Hadapan 2 Teman Sekelasnya

Jumat, 20 April 2018 | 10:54:58 WIB
Bunga (kemeja kotak-kotak) usai membuat laporan di Mapolsek Sunggal. (metro2jam.com)

RIAUSKY.COM - Sungguh malang nasib yang menimpa remaja putri ini, ia diperkosa seniornya, parahnya peristiwa itu disaksikan dua temannya.

Siswa kelas XI salah satu SMA swasta di Jalan Binjai itu, mengaku disekap dan diperkosa oleh seorang pria yang merupakan seniornya di sekolah.

Mirisnya, dari pengakuan gadis mungil berparas ayu itu, dia diperkosa di depan 2 teman perempuan yang masih satu kelas dengannya.

Peristiwa itu diketahui, ketika Bunga–sebut saja namanya begitu–mendatangi Mapolsek Sunggal untuk membuat laporan polisi, Kamis (19/4/2018).

Peristiwa yang bakal sulit dilupakan itu berawal dari ajakan kedua teman sekolahnya untuk hangout alias jalan-jalan, Senin (16/4/2018).

Karena tak mempunyai firasat buruk, Bunga pun menyambut ajakan kedua temannya itu dan bergegas pergi.

“Mula-mula dia nggak mau, tapi karena diajak terus sama temannya itu, jadinya dia mau,” beber salah seorang keluarga Bunga di Polsek Sunggal, Kamis (19/4/2018) seperti dilansir Metro24jam.com.

Menurut pria yang mengaku keluarga Bunga itu, awalnya ketiga gadis remaja itu hanya menghabiskan waktu berkeliling Kota Medan.

Hingga malam hari, kedua temannya itu akhirnya mengajak Bunga untuk istirahat di salah satu penginapan di Jalan Sunggal. Meski merasa sedikit aneh, Bunga tak mau su’uzon dan tetap mengikuti ajakan teman-temannya itu.

“Jadi mereka nyewa kamar lah di situ. Tidur-tiduran bertiga di dalam kamar,” tambah pria berkulit hitam itu.

Namun, tak berapa lama kemudian, tiga orang pemuda, masing-masing berinisial AJ, AD dan R, mendadak muncul di penginapan tersebut dan langsung masuk ke dalam kamar yang disewa ketiga gadis remaja itu.

Kedatangan ketiga laki-laki itu pun membuat Bunga bingung dan takut. Namun, karena dua di antaranya adalah pacar dari kedua temannya itu, Bunga akhirnya sedikit tenang dan kembali berfikir positif.

Setelah sempat ngalor-ngidul beberapa waktu bersama ketiga gadis itu, dua dari tiga pemuda itu akhirnya berpamitan pulang. Di sinilah petaka itu terjadi.

Ketika kedua temannya pulang, AD yang sempat menjadi seniornya di sekolah, tetap bertahan di dalam kamar penginapan tersebut. Hal itu membuat Bunga kembali resah dan meminta kepada dua rekannya agar dia diantar pulang.

“Dua laki-laki yang pulang itu pacar dua kawan si Bunga. Jadi di kamar itu mereka tinggal berempat. Laki-laki itu, Bunga sama kawannya yang dua orang itu,” sebut pria yang mengenakan celana panjang itu.

Sesaat setelah kepulangan dua temannya, AD pun mulai merayu Bunga dan mengajaknya bercumbu. Namun, ajakan itu ditolak mentah-mentah oleh gadis remaja yang berdomisili di kawasan Jalan Binjai itu.

Berkali-kali dirayu, Bunga tetap menolak ajakan AD. Hal itu membuat AD mulai main kasar. Pemuda itu kemudian merangkul Bunga dengan secara paksa dan melucuti pakaiannya satu per satu. Sementara, kedua teman wanita bunga hanya tertawa cekikikan melihat Bunga diperlakukan demikian.

AD akhirnya sukses melucuti Bunga, hingga tak sehelai benangpun menutupi tubuh gadis itu. Bunga yang kalah kuat, saat itu hanya bisa menangis dan meminta tolong pada kedua rekannya.

Namun, alih-alih menolong, kedua rekan Bunga malah menyemangati AD untuk bertindak lebih jauh. “Udah gas aja, enak itu,” sebut seorang temannya, seperti dituturkan Bunga kepada metro24jam.

Mendengar ucapan itu, AD pun semakin beringas dan akhirnya berhasil merenggut kegadisan Bunga. Lagi-lagi, semua itu terjadi dan ditonton langsung oleh kedua rekan Bunga yang akhirnya hanya bisa menangis dan meringis kesakitan.

“Dia juga bisikin ke aku, enak kan sayang,” sebut Bunga lagi menirukan ucapan AD sembari berlinang air mata.

Puas menggagahi Bunga, keempat remaja itu akhirnya tertidur di dalam satu kamar.

Dan ternyata itu belum selesai, penderitaan Bunga masih berlanjut hingga keesokan harinya. Dalam ketakutan Bunga pun meminta pulang. Namun lagi-lagi permintaan itu tak dihiraukan oleh AD dan kedua rekannya.

Alhasil hingga tiga hari tiga malam, Bunga benar-benar menjadi pelampiasan nafsu AD di dalam kamar penginapan tersebut.

“Aku minta pulang tapi nggak dikasi orang itu. Tiap hari aku digituin si AD,” lanjut Bunga masih berlinang air mata.

Kamis (19/4/2018), permintaan Bunga untuk pulang akhirnya, diamini okeh AD dan dua rekannya. Dengan menaiki mobil milik AJ, gadis malang itu pun diantar sampai di pinggir jalan, tak jauh dari kediamannya.

“Bukan orang kaya, tapi si AJ itu memang anak orang lumayan. Pakai mobilnya lah aku diantar,” ujar Bunga.

Sementara itu, orangtua Bunga yang sudah resah mencari keberadaan anaknya selama tiga hari pun langsung menginterogasi putrinya itu begitu tiba di rumah.

Tanpa tedeng aling-aling, Bunga pun langsung menceritakan apa yang baru saja dialaminya selama tiga hari.

Bagai disambar petir di siang bolong, orangtua Bunga pun tak terima dan langsung membawa anaknya ke Polsek Sunggal.

“Kami tadi udah melapor ke SPK, terus disuruh visum. Ini udah selesai visum dan buat laporan. Tapi disuruh datang lagi besok untuk diperiksa,” ucap ibu Bunga sebelum berlalu dari Mapolsek Sunggal. (*)

Terkini