PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pelayanan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang semestinya menjadi bantuan masyarakat, justru masih membuat sebagian masyarakat terbebani.
Hal ini dikarenakan masih adanya pelayanan yang tidak optimal di beberapa klinik dan Puskesmas yang masih belum bisa dimaksimalkan pelayanan BPJS untuk masyarakat.
Hal ini dibenarkan oleh Hasmir (61) warga Pasir Putih yang merupakan salah satu pasien BPJS di Klinik Pelita Marpoyan Pekanbaru.
"Saya telah divonis oleh dokter mengidap penyakit Gula Darah basah yang membuat kedua kaki saya ini membusuk. Senin lalu saya melakukan pemeriksaan di Klinik Pelita Marpoyan, karena klinik tersebut menerima pasien BPJS dan saya melakukan pemeriksaan gula darah, kolestrol, dan tekanan darah. Namun setelah melakukan pemeriksaan pihak klinik meminta bayaran dengan alasan pemeriksaan ini tidak masuk dalam tanggungan BPJS.
dr. Harie Wibhawa sebagai Kepela Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer BPJS cabang utama Pekanbaru menjelaskan kepada riausky.com, terkait hal tersebut ia akan mengumpulkan informasi dan data yang jelas dan lengkap terlebih dahulu, agar bisa kita tindak lanjuti.
"BPJS telah mempersiapkan paket pengobatan sesuai dengan penyakit yang diderita oleh pasien, dan paket tersebut bisa digunakan atas rekomendasi dari dokter," ujarnya.
Lain halnya dengan pasien sendiri yang meminta untuk diperiksa dan itu diluar tanggungan dari BPJS, nah jika pasien tersebut telah dapat rekomendasi dari dokter sebelumnya untuk melakukan pemeriksaan, maka biaya pemeriksaan di tanggung oleh BPJS", terangnya. (R05)