ASTAGA... Sebelum Tertangkap, Sambil Tutup Hidung, EN Menyaksikan dari Dekat Polisi Periksa TKP Penemuan Mayat Bayinya

Sabtu, 28 Juli 2018 | 11:01:39 WIB
Pelaku pembuangan bayi terekam kamera di TKP saat penemuan bayinya .Foto: Batamnews

BATAM (RIAUSKY.COM)- Elmayuni Nababan alias EN benar-benar perempuan kuat nyali. 

Ketika warga di sekitar tempat dia ngekos heboh dan berbondong-bondong menuju lokasi penemuan mayat bayi yang terbakar di buangan sampah warga di Perumahan Muka Kuning II, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam, Rabu (25/7/2018) lalu, dia diduga ikut menyaksikan dalam jarak sangat dekat.

Posisi EN bahkan terlihat dalam sebuah foto yang beredar di Batam saat petugas kepolisian tiba di lokasi. 

Perempuan berbaju kaos hitam dan bercelana motif loreng dengan rambut panjang tergerai terlihat ikut menyaksikan kondisi di tempat penemuan mayat bayi yang hangus terbakar tersebut. Dia tampak sedang menutup hidung dan memegang perut tanpa mengenakan alas kaki.

Tak ada yang menyangka kalau jasad bayi terbakar di tempat sampah persis di samping kos Elmayuni tersebut belakangan diketahui adalah anaknya sendiri yang baru berusia sekitar seminggu.

Penghuni kos yang sedang membakar sampah kaget ketika melihat bungkusan handuk yang separuhnya sudah terbakar itu ternyata berisi janin bayi.

Tapi siapa sangka, ditengah hiruk pikuk kehebohan warga yang berkurumun di lokasi kejadian, En, pelaku pembuangan itu diduga ikut berada di tengah-tengah mereka.

Saat itu, polisi dan warga dilanda penasaran tentang siapa pelaku pembuang bayi. Sebuah foto TKP yang diambil oleh aparat memperlihatkan seorang wanita yang mirip En. Sama seperti warga lainnya yang menatap ke tempat sampah. Ia juga menutup hidungnya dengan bau busuk. Tampak ia berada di depan pagar kos-kosan tersebut.

Miris memang apa yang dilakukan En. Polisi memang sempat sibuk melakukan penyelidikan. Tak lama berselang, setelah polisi menginterogasi semua penghuni kos-kosan, akhirnya salah satu dari mereka mengaku, yakni En. 

En akhirnya menceritakan semua kisahnya. Begitupun kronologi bagaimana ia membuang janin tak berdosa itu.

Ia dihamili seorang pria Malaysia. Setelah kandungannya berusia 7 bulan ia pergi ke Batam. Di Batam ia melahirkan.

Terlihat kostum mulai dari baju dan celana yang dipakai En saat ditangkap polisi sama persis dengan wanita yang sedang tutup hidung di foto itu.(R04)

Sumber Berita: Batamnews.co.id

Terkini