DUMAI (RIAUSKY.COM)- Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Roro Dumai- Rupat lumpuh terhitung Kamis (2/8/2018).
Saat ini tidak ada kapal yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Purnama (Kota Dumai) menuju Pelabuhan Tanjung Kapal (Kabupaten Bengkalis).
Para penumpang yang hendak menyeberang dari Dumai saat ini tertahan di Pelabuhan Roro Purnama.
Lumpuhnya pelayanan penyeberangan tersebut dikarenakan 2 kapal yang selama ini melayani penyeberangan Dumai-Rupat Kabupaten Bengkalis bermasalah.
KMP Swanadarma harus naik dock untuk dilakukan perawatan yang diperkirakan memakan waktu sampai 3 bulan. Sementara kapal lainnya KMP Kakap yang dibawah ASDP notabenennya berada dibawah Dinas Perhubungan Provinsi Riau tidak dapat berlayar karena Sertifikasi Manajemen Keselamatan (SMK) sudah kadaluarsa per 1 Agustus 2018.
SMK merupakan syarat utama yang harus dimiliki kapal selain surat izin berlayar sebelum melakukan pelayaran. Di SMK yang dikeluarkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) itulah berisi seluruh unsur keselamatan berlayar.
Kepala UPT Pelabuhan Penyebrangan Wilayah II Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Riau, Yasril mengaku terhentinya aktivitas penyebrangan karena BKI belum kunjung menerbitkan SMK KMP Kakap. Ia menyebut bahwa BKI rencananya segera menerbitkan SMK KMP Kakap.
"Kalau bisa hari ini sudah terbit. Kami sudah meminta BKI agar segera menerbitkan SMK KMP Kakap," paparnya sebagaimana dilaporkan xnewss.com.
Yasril mengaku para penumpang terpaksa harus menanti terbitnya SMK dari BKI. Pihaknya tidak punya solusi pasti terkait para penumpang yang terlantar tidak bisa menyebrang dari Pelabuhan Roro Purnama pada Kamis (2/8/2018) ini.
"Proses penyeberangan tidak bisa berjalan tanpa adanya Sertifikat Manajemen Keselamatan dari BKI. Jadi mau bagaimana lagi, kita harus menunggu sertifikat itu," ulasnya.
Yasril mengak baru Rabu kemarin mengetahui SMK KMP Kakap sudah habis berlakunya. Ia pun kaget SMK KMP Kakap sudah habis terhitung 1 Agustus 2018 kemarin. Pihak operator KMP Kakap menyebut sudah mengajukan perpanjangan masa berlaku SMK.
"Mereka sudah ajukan perpanjangan, ya kita sama sama menanti. Semoga hari ini bisa normal langsung," terangnya.(R03)