Sudah Padam, Lubuk Gaung Membara Lagi, Satgas Indikasikan Sengaja Dibakar

Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:45:07 WIB
Kondisi kebakaran hutan di Riau bukan saja merusak hutan juga menimbulkan bencana asap yang parah.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Sempat padam sejak dua hari lalu, karena diguyur hujan, Kamis (23/08) pagi kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Lubuk Gaung, Dumai. 

Sebanyak tiga heli dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran termasuk tim darat yang berasal dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Manggala Agni dan Regdam turun ke lokasi.

Ketiga heli yang sudah sudah dikerahkan untuk menanggulangi Karhutla di Lubuk Gaung Dumai tersebut, yakni dua heli bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sikorsky dan Kamov dan heli Super Puma dari Sinar Mas Forestry.

“Kita terus berusaha melakukan penanggulangan jangan sampai terus meluas,” kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, Kamis (23/8/2018).

Dikatakan dia, sebagaimana dilansir dari rrinews.com, Tim udara akan memprioritaskan kebakaran di titik yang sulit dijangkau tim darat, dengan menjatuhkan ‘bom air’. Peran ini sangat penting mengingat medan Karhutla jauh dari akses jalan darat. Begitu juga sebaliknya, tim darat juga menjadi penentu dalam memastikan kebakaran agar tidak meluas.

Karhutla yang terjadi di Lubuk Gaung ini sangat mungkin ada unsur kesengajaan. Pasalnya, titik api yang sebelumnya sudah berhasil ‘dijinakan’ tiba-tiba dalam dua hari terakhir kembali membara.

Kebakaran meluas ke lokasi baru secara masip. Tidak hanya di titik tertentu, tetapi meluas ke lokasi baru lagi. Artinya, jika tidak ada unsur kesengajaan tidak mungkin Karhutla yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan tiba-tiba kembali membakar di lokasi baru secara masip.(R04)

Terkini