PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta menuju Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Ahad (2/9/2018) sekitar pukul 07.15 WIB.
Sebuah mobil Honda Jazz bernomor polisi BM 1058 OC berwarna abu-abu gelap menghantam halte transmetro Helvetia, beberapa ratus meter menjelang proyek pengerjaan flyover Arengka.
Akibat peristiwa tersebut, mobil tersebut hancur dan mengalami rusak parah. Bukan saja pada bagian depan, namun juga bagian samping dan belakang terlihat rusak.
Namun, bukan cuma mobil saja yang mengalami kerusakan parah, halte tranmetro yang biasa digunakan warga untuk menunggu bus pun ikut rusak parah akibat benturan keras yang terjadi dalam kecelakaan tersebut.
Sejumlah warga yang dimintai keterangannya tentang lakalantas tersebut mengungkapkan, ketika kejadian, mobil dalam kecepatan tinggi sedang berusaha memotong mobil di depannya dari sebelah kiri jalan.
Tidak diketahui apakah akibat kesengajaan, ternyata mobil yng berada di bagian depan malah banting stir ke sebelah kiri sehingga Honda Jazz yang pada bagian depannya terpampang stiker berlogo Kejaksaan tersebut semakin tersudut dan langsung menghantam tembok beton pijakan Halte hingga honda jazz terangkat pada bagian belakang dalam posisi menutupi ruas jalan Soekarno Hatta yng saat itu mulai padat lalu lintas.
Tak berapa lama, seorang pria disebutkan warga langsung keluar dari mobil dengan kondisi berlumuran darah dan berlari ke arah Kota Pekanbaru. ''Kami lihat tadi dia menumpang sepeda motor mengarah ke SKA. Bisa jadi langsung ke rumah sakit Eka Haspital, karena dia luka-luka di kepala,'' ungkap Heru, salah seorang saksi mata.
''Pria tersebut, hanya seorang diri di mobil tersebut. Tidak ada penumpang lain,'' Imbuh dia lagi.
Sementara itu, pasca kepergian sopir, sempat terjadi kemacetan. Warga akhirnya bersama-sama menggeser mobil tepat di depan halte transmetro dengan kepala melawan arus lalu lintas.
Ratuan warga sempat terheran-heran melihat kondisi kerusakan mobil yang sangat parah serta kerusakan bangunan halte.
''Lumayan kencang ini mobil berarti saat menghantam halte ini. Soalnya kan haltenya sampai hancur. Ini kan tembok keras, sampai berserakan,'' ungkap salah seorang warga lainnya.
Selain itu, kondisi mobil juga rusak parah bukan cuma di bagian luar, tapi juga bagian dalam. Bahkan stir mobil sampai bengkok, kaca jendela pecah hampir seluruh bagian dan bodi remuk luar dalam.
Sejauh pantauan riausky.com, sekitar pukul 08.00 tadi, belum ada aparat kepolisian tiba di tempat kejadian. Dan belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait peristiwa tersebut.(R03)