KURANG AJAR...Pria di Pekanbaru Diamankan FPI karena Sebut Ustadz Abdul Somad Keturunan Dajjal

Rabu, 05 September 2018 | 18:19:39 WIB
Status hinaan terhadap UAS dan kondisi Jhoni Boyok saat di markas FPI Kota Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Ibarat pepatah, smeakin tinggi pohon semakin kencang pula angin yang akan menerpa, pepatah itu mungkin cocok untuk menggambarkan kondisi ulama kondang asal Riau Ustadz Abdul Somad.

Belum reda cerita penolakannya oleh sejumlah kelompk saat akan menggelar ceramat di pulau jawa dan beberapa daerah, di media sosial ada juga oknum-oknum yang berusaha merusak nama baik dosen UIN Suska Riau.

Salah satunya sebuah akun atas nama Jony Boyok yang memang dengan sengaja memposting kata-kata yang sangat tidak pantas dibaca oleh siapa saja.

Kabarnya, setelah masyarakat Riau dibikin resah dengan adanya akun facebook yang melakukan penghinaan terhadap Ustaz Abdul Somad, Front Pembela Islam Pekanbaru bergerak cepat.

Anggota FPI Pekanbaru pun langsung mencari keberadaan akun FB yang penghinaan terhadap UAS. Dimana akun terebut diketahui bernama Jhony Boyok.

Di akun FB nya, Jony Boyok mengunggah status dengan tudingan Ustadz Somad adalah keturunan Dajjal dan tidak pantas disebut Ulama dan Tokoh Melayu.

"Somad biadab, keturunan dajal. Kelakuan kejahatanmu melebihi setan," berikut singkatan dari cuitan JB di akun sosial media miliknya pada tanggal 02 September 2018 pukul 12:00 Wib. 

Status tersebut, membuat masyarakat Riau geram, bahkan beberapa organisasi kemasyarakatan seperti FPI langsung bergerak cepat.

"Kita sangat kecewa dengan Jony Boyok yang sudah menghina Datuk Seri Ulama Setia Negara Ustadz Abdul Somad dengan kata-kata yang tidak pantas untuk di ucapkan," ucap perwakilan FPI Kota Pekanbaru, M.Khalid, Rabu (05/92018) seperti dilansir Goriau.com.

Khalid mendesak Jhoni Boyok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu.

Karena status Jhoni kata dia, sangat melukai umat muslim dan juga orang melayu. "Kita tidak memakai materai 6000 lagi, kita akan proses secara hukum karena sudah menyakiti hati masyarakat Riau," pungkasnya.

Namun begitu, Khalid meminta untuk seluruh elemen masyarakat bisa mengontrol emosi agar tidak terpancing akan provokasi yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
 
Informasi terbaru, saat ini pemilik akun Jhoni Boyok sudah digelandang ke Markas FPI di Jalan Kenanga Pekanbaru, untuk dimintai pertanggungjawabnnya. (R05)

Terkini