BOGOR (RIAUSKY.COM)- Seorang pria berinisial S (40) menyerahkan diri ke polisi dengan mengaku telah membunuh temannya sendiri, Nasion Andi (58) (58) di sebuah rumah di Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pelaku mengaku memukul kepala korban menggunakan balok sebanyak dua kali, yang selanjutnya diteruskan dengan memotong kemaluan korban.
Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena menjelaskan peristiwa pembunuhan itu diketahui setelah pelaku menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Kepada polisi, S mengaku telah membunuh temannya Nasion Andi(56) di sebuah rumah toko di Cileungsi, Bogor. Mendapat laporan tersebut, polisi bergegas menjemput pelaku di Polsek Cikarang Barat.
"Kemudian anggota bersama pelaku menuju lokasi kejadian di Cileungsi untuk memastikan pembunuhan itu," ujar Ita kepada Okezone, Selasa (11/9/2018).
Dengan disaksikan Ketua RT/RW setempat, petugas membuka paksa rumah itu. Setelah melakukan penyisiran, petugas mendapati jasad Nasion Andi tergeletak di ruang garasi dengan kondisi bersimbah darah.
"Kondisi korban muka terlilit sarung dan ditutup bantal, bagian kepala mengeluarkan darah juga alat kelamin yang sebagian sudah terpotong," jelas Ita.
Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya nekat membunuh temannya itu dengan cara memukul bagian kepala menggunakan benda tumpul lalu memotong alat kelaminnya memakai pisau.
Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku yang nekat menghabisi nyawa temannya dengan sadis. Pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polres Bogor.
"Jadi pelaku tinggal satu rumah dengan korban. Kalau motifnya masih didalami. Sekarang pelamu masih menjalani pemeriksaan intensif Reskrim," pungkas Ita.
Sebelum dijemput kepolisian dari Cileungsi, pelaku pembunuhan S (40) diamankan di Mapolsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin (10/8/2018). Di sana ia irit bicara, namun membeberkan sejumlah pengakuan.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Elman Talaumbanua, menjelaskan, pelaku lebih banyak termenung karena ada perasaan campur aduk, seperti takut, marah, bersalah dan lainnya.
“Kata dia, 2 kali pukul (korban, Red) pakai balok. Setelah dipukul kedua kali, korban jatuh. Dia potong kemaluan korban,” ucap Elman saat dihubungi PojokBekasi.
Elman kemudian bertanya motif pelaku menghabisi nyawa pasangan sesama jenisnya itu. Setelah sekira 15 menit, pelaku membalas pertanyaan Elman.
“Dia jawab katanya kesal. ‘Kalau bawa laki-laki lain enggak apa-apa, tapi jangan di depan mata saya.’,” kata Elman mengulang ucapan pelaku.
‘Kalau enggak suka sama saya langsung ngomong, tapi jangan sakiti hati saya.’ Kira-kira demikian lanjutan ucapan pelaku kepada polisi.
Elman mengkonfirmasi bahwa pelaku adalah gay, pun korban yang bernama Nasion Andi (58). Mereka menjalin hubungan asmara.
Setelah membunuh Nasion Andi (58) secara keji, S kabur ke arah Kabupaten Bekasi. Ia melalui wilayah Setu, Tambun, Cibitung sampai akhirnya ke Cikarang Barat.(R06)