BAGANBATU (RIAUSKY.COM) - Satu lagi misteri dari penemuan mayat perempuan di Tanjung Medan, Kecamatan Pujud terungkap.
Pasca penemuan tengkorak wanita tak dikenal di Dusun Rejosari kepenghuluan Tanjung Medan Utara kecamatan Tanjung Medan, Senin (27/10/2018), kepolisian berhasil mendapati fakta baru.
Tengkorak perempuan tersebut diindikasikan adalah Mariyani (30), warga Dusun Murini kepenghuluan Bakti Makmur kecamatan Bagan Sinembah.
Konfirmasi tersebut terungkap dari kedatangan seorang ibu bernama Marica atau Marijah (68), warga Dusun Murini kepenghuluan Bakti Makmur kecamatan Bagan Sinembah yang mengaku kehilangan putrinya semenjak 21 hari yang lalu.
Dalam pengakuannya, sebagaimana dilansir dari riau86, nenek Marijah menyebutkan, kalau mayat yang ditemukan itu adalah putrinya, bernama Mariyani (30) yang dilaporkan hilang semenjak 21 hari yang lalu.
Nenek Marijah datang ke Mapolsek Pujud pada pukul 14.15 WIB siang tadi.
"Dimana dirinya mengaku telah kehilangan seorang anak perempuan lebih kurang selama 21 hari, tepatnya sejak dari Sabtu (6/10) lalu, " jelas Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto Sik MH melalui Paur Humas, Iptu Yuliardi SH kemarin.
Paur Humas menjelaskan bahwa korban pada saat pergi dari rumah menggunakan sepeda motor Supra X warna hitam les merah nopol BM 4509 PV. Menurut pengakuan Nek Marijah seperti itu. Namun sejauh ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dan selain itu, ibu korban juga diperlihatkan baju korban pada saat ditemukan di TKP. Saat itu Nek Marijah mengaku bahwa korban yang berada di TKP itu adalah merupakan anaknya. Karena saat pergi dari rumah mengenakan pakaian tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa dari olah TKP korban atau mayat itu berjenis kelamin perempuan. Dan tidak ditemukan identitasnya. Dari hasil penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan di kebun kelapa sawit beralamat di Simpang Jengkol Kepenghuluan Kasang Bengsawan Kab. Rohil yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP M Faizal Ramzani SH Sik
Hasil pengecekan sementara mayat merupakan seorang perempuan dengan ciri-ciri rambut panjang, memakai anting anting, baju kaos lengan panjang corak garis warna putih dan pink, celana panjang dan bra.
Adapun mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Nur Aini alias Ani (35) warga Simpang Jengkol Kepenghuluan Kasang Bengsawan Kecamatan Pujud pada saat hendak berangkat kerja keladang.
Saat itu, wanita yang biasa disapa Ani tersebut mengungkapkan melihat sesosok kerangka manusia sudah kering dan hanya menyisakan tulang belulang saja.
Karena ketakutan, dia menyampaikan penemuan mayat itu kepada suaminya, Jamri yang juga berada di lokasi kebun.
Sejauh ini, aparat kepolisian masih melakukan penelusuran terhadap mayat perempuan tersebut dan motif dari kematiannya. (R05)