RIAUSKY.COM - Bocah perempuan SNH (6) yang diperkosa dan dibunuh Jasmin (25) anak yang cantik, imut imut. Di sekolah dia dijuluki boneka Barbie, karena imut.
Pembunuhan SNH oleh Jasmin terjadi di kebun sawit di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Selasa (30/10/2018).
SNH, siswi kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI), Darul Ulum di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Pelaku Jasmin adalah tetangga korban. Berpura-pura menjemput korban, saat pulang sekolah. Lantas memperkosanya di kebun sawit.
Kapolsek Wasuponda, Iptu Agusman, bersama tim, menangkap Jasmin, beberapa menit setelah penemuan mayat SNH. “Pelaku pura-pura ikut mencari jenazah korban,” kata Agusman.
Kematian SNH membuat sedih para guru di MI Darul Ulum. Pastinya, juga membawa duka keluarganya. SNH dikenal imut-imut, cerdas, baik dan lucu.
Di sekolah, dia dijuluki boneka Barbie.
Ketua Yayasan MI Darul Ulum Ismail mengatakan, sejak sekolah di TK hingga SD Yayasan Darul Ulum, SNH dijuluki guru-gurunya ‘Boneka Barbie’. Karena cantik, imut-imut.
“Dia dijuluki boneka Barbie di mata guru dan temannya,” kata Ismail kepada wartawan, Jumat (02/11/2018) seperti dilansir Rayapos.com.
Diduga, Jasmin berperilaku seks menyimpang. Dia penyuka anak-anak perempuan. Warga desanya mengetahui hal itu.
Seorang warga setempat yang keberatan disebut identitasnya, mengatakan, JN memang dikenal sering menggoda cewek-cewek SMP.
“Biasa memanggil anak-anak SMP saat pulang sekolah, bahkan dia dekati untuk mengajak pulang naik motornya, tetapi mereka tidak mau,” katanya.
“Pernah juga Jasmin menarik baju ibu-ibu yang terlihat seksi. Sampai dia dimaki-maki. Mungkin dia ada kelainan,” ujarnya.
Kasat Reskrim polres Luwu Timur Iptu Akbar Andi Malloroang mengatakan, motif pelaku membunuh, karena tak ingin perbuatannya (memperkosa korban) diketahui orang lain.
“Pada saat kejadian pelaku mencoba melakukan persetubuhan, hingga korban menangis sekuatnya. Pelaku tak ingin perbuatannya dilaporkan oleh korban atau diketahui oleh orang lain,” ucapnya. (R02)