MENGERIKAN... Boncengan Motor Berempat, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus Pariwisata

Senin, 05 November 2018 | 07:53:12 WIB
Bus pariwisata B 7190 FGA yang melindas ibu dan anak di Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung, Minggu, 4 November 2018, diamankan polisi. 

RIAUSKY.COM - Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Bandar Lampung kembali menelan korban jiwa.

Kali ini, seorang ibu dan anaknya meregang nyawa akibat terlindas bus pariwisata, tak jauh dari Polsek Kedaton, Minggu, 4 November 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedua korban adalah Nunung Rahayu (27) dan anaknya, Sinta Pane (2), warga Dusun Sinar Banten, Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Muayah (36), tetangga korban, menceritakan, saat itu Nunung dan anaknya naik sepeda motor Yamaha Mio nopol BE 4246 AM warna hitam dengan berboncengan berempat.

Motor itu dikendarai oleh Mei Suri (33). Sementara Anisa Putri Azhara (11), Shinta, dan Nunung berada di belakang.

”Yang bawa motor Meimei (panggilan Mei Suri). Sinta di tengah dan Nunung di belakang,” tambahnya seperti dilansir Tribun Lampung.

Saat itu, kata Muayah, mereka hendak membeli obat di apotek. "Ya tadi itu mereka berempat boncengan pakai motor mau ke apotek," ujarnya.

Muayah menuturkan, awalnya mereka ke apotek di kawasan Perumahan Bataranila, Hajimena.

"Tapi, (obatnya) gak dapat. Makanya mereka cari keluar ke daerah Kedaton,” tambahnya.

Diduga karena tak mampu menguasai motornya, Meimei terjatuh bersama ketiga penumpangnya.

Saat itulah bus pariwisata bernopol B 7190 FGA muncul dan melindas Nunung dan Sinta.

Sementara Mei Suri dan Anisa lolos dari maut.

”Nah, gak tahu ceritanya, mereka kecelakaan. Yang Meimei dan Anisa jatuh ke pinggir jalan. Kalau Nunung dan Sinta (jatuh) ke jalan, kelindaslah sama bus," sebutnya.

Sementara itu, saksi mata Hasbi membenarkan adanya kecelakaan tak jauh dari Polsek Kedaton.

"Ya tadi jam 10. Tadi itu boncengan empat, dari arah Rajabasa menuju ke arah Panjang," ungkapnya.

Entah kenapa, sepeda motor terlihat oleng dan terjatuh. "Dari belakang pas ada bus melintas. Jadi kelindas. Dua meninggal," tandasnya. (R02)

Terkini