Diduga Curanmor, Dua Pria Ini Kritis Dihakimi Puluhan Warga, Wajahnya Nyaris Tak Berbentuk....

Selasa, 20 November 2018 | 13:39:50 WIB
Dua pelaku curanmor yang dihakimi warga hingga mengalami luka parah.

BATUBARA (RIAUSKY.COM)– Belum hilang kemarahan warga kampung Cahaya Pardomuan Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara terhadap dua pelaku pencurian sepeda motor yang nyaris tewas babak belur minggu lalu.

Warga bersebelahan kampung di persawahan  Kampung Kelapa Kecamatan Air Putih, Batubara, Senin (19/11/2018) kembali dibuat ramai dengan aksi serupa.

Mereka memergoki dua orang pria masing-masing RS (19) dan Su (29) warga Dusun II Purwodadi Desa Tanah Itam Ilir, Kecamatan Lima Puluh hendak membawa lari motor milik warga bernama Marsetno.

Aksi keduanya diketahui pemilik motor yang langsung berteriak sehingga mengundang puluhan warga lainnya di sekitar lokasi langsung mengejar kedua pelaku.

Warga langsung berhamburan ke arah suara dan melihat 2 pria sedang melarikan diri. Spontan warga melakukan pengejaran sehingga kedua pria itu pun tertangkap.

Jengkel dengan aksi pencurian sepeda motor, warga pun melampiaskannya dengan memukuli dan menendang kedua pelaku hingga mengalami luka-luka cukup parah.

Beruntung, aparat desa dan personel Polsek Indrapura segera tiba di lokasi, sehingga nyawa keduanya bisa diselamatkan. Personel Polsek Indrapura segera mengamankan 2 unit sepeda motor dan kedua pria yang sudah tidak berdaya lagi akibat dihakimi warga. 

Saragih, seorang saksi mata di lokasi sebagaimana dilansir dari metro24jam.com, bersama warga lain mendengar teriakan maling dari arah persawahan di Kampung Kelapa. 

Mendengar teriakan maling warga spontan berhamburan ke TKP dan mengejar TSK pelaku yang melarikan diri. 

Kapolsek Indrapura AKP Darnes Habeahan, membenarkan pihaknya telah mengamankan 2 orang laki-laki yang diduga melakukan pencurian sepeda motor di areal persawahan Kampung Kelapa.

Keduanya, RS (19) dan Su (29), keduanya warga Dusun II Purwodadi Desa Tanah Itam Ilir, Kecamatan Lima Puluh sempat dilarikan ke Puskesmas Indrapura. 

Namun, karena kondisinya cukup parah akhirnya dilarikan ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi guna mendapat perawatan intensif karena mengalami luka serius dan pendarahan pada beberapa bagian tubuh setelah dihakimi warga yang marah.(R03)

Terkini