RAMBAH HILIR (RIAUSKY.COM) - Kepala SMP Negeri 6 Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Ahmad Bajuri S.Pd diduga melakukan pemalsuan tanda tangan guru dan wali murid.
Pemalsuan tanda tangan itu dilakukan berkaitan dengan jarang hadirnya mantan Kepsek SMP Negeri 6 Rambah Hilir Rusli Torus ke sekolah.
Keberatan pemalsuan tanda tangan itu disampaikan wali murid Nasrudin kepada wartawan, terkait dengan pemalsuan tanda tangan yang diduga dipalsukan oleh Ahmad Bajuri yang saat ini menjabat sebagai Kepsek SMP Negeri 6 Rambah Hilir yang baru saja dilantik oleh Kepala Disdikpora Rohul Drs H Ibnu Ulya M.Pd
Saat RiauSky.com, Selasa (4/12) mengkonfirmasi terkait dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut kepada Ahmad Bajuri, dia mengaku sibuk dan tidak bisa melayani pertanyaan wartawan.
"Saya lagi sibuk ngurus anak-anak mau ujian. Sambil menutup HP-nya," tutup Ahmad Bajuri.
Saat dikonfirmasi tentang pemalsuan tanda tangan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ibnu Ulya M.Pd mengaku sudah memanggil Ahmad Bajuri, dan yang bersangkutan mengaku tidak melakukan pemalsuan tanda tangan. (R19)