BANTEN (RIAUSKY.COM)- Siapa yang tak kenal kalau Ma'ruf Amin adalah pria kelahiran Banten.
Dalam banyak kesempatan Ma'ruf selalu mengklaim bahkan dia akan menjadi pendulang suara bagi pasangannya Joko Widodo pada Pilpres 2019 yang akan datang.
Sayangnya, sikap Am'ruf Amin itu kurang sejalan dengan responnya begitu kampung halamannya diterjang gelombng tsunami yang menewaskan ratusan jiwa dan korban mencapai ribuan orang.
Ma'ruf baru datang ke Pandeglang Banten pada hari keempat setelah bencana tsunami. Rencananya, Ma'ruf akan melihat langsung korban bencana disana.
"Pagi ini kami akan menuju ke tempat bencana tsunami di Banten, khususnya di Pandeglang. Karena kami merasa prihatin, merasa ikut bersedih, merasakan juga rasa kesulitan dan kesusahan, mereka adalah keluarga kami," ucap Ma'ruf sebelum berangkat di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta, Selasa (25/12/2018).
Dia menegaskan, kehadirannya untuk melihat langsung bagimana kondisi masyarakat dan kejadian disana. Terlebih dirinya merupakan bagian dari masyarakat Banten.
"Karena itu kami akan ke sana melihat, supaya tidak hanya melihat dari jauh, kami juga ingin berbicara, berbincang, berbagi rasa," ungkap Ma'ruf.
Masih kata dia, pihaknya berencana memberikan bantuan kepada para korban bencana tsunami, di beberapa titik yang akan disambanginya hari ini.
Diawali mengunjungi korban yang berada di RSUD Berkah, Cikoneng.
Dirinya juga menyampaikan memperoleh bantuan dari Kimia Farma, berupa obat-obatan. Dimana turut hadir juga yang memberikan bantuan, Direktur Umum dan Human Capital Kimia Farma, Arief Pramuhanto.
"Adapun tenda, 2 karung sarung, 9 ton beras, selimut, dan lainnya dari tim kami, yang juga menginput bantuan-bantuan," jelas Ma'ruf.
Dia menuturkan, bantuan ini bukan kali pertama. Sebenarnya, sudah ada beberapa yang telah disalurkan sejak hari pertama.
"Kemarin kami juga sudah mengirimkan bantuan satu truk, kemudian ada tim relawan, ada tim dokter, ada pencinta alam, dan beberapa relawan REMAJA (Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf) kita lokal, kemudian ada santri tanggap bencana, sudah bekerja sejak hari pertama," jelas Ma'ruf.
Sementara di tempat yang sama, Arief menuturkan, pihaknya bukan hanya memberikan bantuan berupa obat-obatan. Tapi juga sudah mendirikan tenda disana.(R04)