INNALILLAHI... Baru Saja, Karena Sakit Lever dan Jatuh Dari Motor, Bupati dan Ketua DPRD Meninggal Dunia

Jumat, 01 Februari 2019 | 23:55:29 WIB
Bupati Bangka Barat Parhan Ali dan ketua DPRD Hendra Kurniady.

RIAUSKY.COM-  Bupati Bangka Barat Parhan Ali meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bangka Belitung hari ini. Hanya dalam hitungan, secara tidak bersamaan, Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady pun ikut dipanggil yang maha kuasa. 

Parhan Ali meninggal dunia diusia 72 tahun karena sakit liver. Dia sempat dirawat selama beberapa saat sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. 

Sementara Ketua DPRD Hendra Kurniady dilaporkan meninggal setelah terjatuh dari sepeda motor. selepas melaksanakan ibadah salat maghrib.

"Benar, beliau meninggal dunia sekitar pukul 16.05 WIB di RSUP Soekarno Babel. Informasinya kena penyakit liver sejak dua tahun yang lalu," ujar Direktur RSUP Bangka Belitung, Dr Armayani saat dihubungi detikcom, Jumat (1/2/2019). 

Armayani menyebutkan sebelum dibawa ke RSUP Soekarno, Parhan Ali sempat di rujuk ke Rumah Sakit Siloam. Saat dirujuk, kondisi parhan Ali kritis.

"Saat dirawat di Siloam, saya mendapat perintah dari Gubernur untuk datang mengecek pak bupati, saat itu tensi almarhum turun dari 15 (normal) ke 11," ujarnya.

Melihat kondisi Parhan Ali kritis, Armayani menyarankan pihak keluarga untuk memindahkannya ke RSUP Soekarno Bangka Belitung. Keluarga setuju, Parhan Ali lalu dibawa ke RSUP Soekarno pada dini hari.

"Bupati Bangka Barat dipindahkan ke RSUP Soekarno sekitar pukul 02.30 WIB. Setelah menjalani beberapa perawatan, akhirnya menghembus nafas terakhir sore tadi," katanya. 

Rencananya, jenazah Parhan Ali disemayamkan di rumah dinas di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung. Selanjutnya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat pada Sabtu (2/2) pukul 09.00 WIB. 

Selang beberapa jam, kabar duka kembali datang. Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniady meninggal dunia karena terjatuh saat naik motor usai salat magrib, Jumat (1/2/2019) malam. 

"Informasinya jatuh setelah salat magrib. Lalu dibawa ke puskesmas oleh warga. Namun setelah sampai di rumah sakit, beliau sudah tidak ada lagi (meninggal)," terang Armayani.(R04)    

Terkini