PANGKALANKERINCI (RIAUSKY.COM)- Kecelakaan lalu lintas maut merenggut nyawa dua murid sekolah dasar di Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan, Ahad (3/2/2019) lalu.
Kedua pelajar tersebut mengalami luka parah dan meninggal dunia setelah sepeda motor yang digunakan dilindas truk tepat di Simpang Jalan Tengku Said Jafar, depan kantor PKK, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Keduanya, masing-masing Widia Puji Rahayu (13) warga SP 6, Jalur 6, Desa Makmur, dan rekannya Yovika Febi Wulandari (11) warga Sp 6, Jalur 9, Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Nyawa keduanya tak tertolong karena cedera dan luka parah yang dialami.
Keduanya sempat dilarikan ke RSUD Selasih, namun karena kondisinya sangat parah dan kritis, akhirnya dan dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.
Namun, nyawa keduanya dilaporkan tidak tertolong, keduanya meninggal dunia dalam perawatan pihak medis.
Disebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat kedua anak di bawah umur yang masih duduk di bangku SD itu mengendarai motor Honda Beat BM 4628 IJ dari arah Jalan Bernas, menuju Simpang Wak Long.
Namun saat akan berbelok di simpang Jalan Tengku Said Jafar menuju Taman Makam Pahlawan, tiba-tiba dari arah berlawanan datang mobil truk BM 9476 QU yang dikemudikan oleh Al Syarif (30).
Karena jaraknya sangat dekat, motor Beat yang dikemudikan oleh Widia dan berboncengan dengan Yovika langsung bertabraakan dengan mobil truk tersebut. Hingga kedua murid SD jatuh ke aspal dan motor digilas hingga masuk ke bawah kolong.
Kedua murid SD itu terkapar bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kecelakaan itu segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Dengan mengunakan mobil pick up kedua korban segera dilarikan ke RSUD Selasih untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dalam kecelakaan ini Widia mengalami patah di bagian bahu kanan, kepala bengkak, dan pendarahan hingga dirujuk ke RS Santa Maria Pekanbaru, sedangkan Yovika mengalami patah tulang hidung, patah bagian paha kiri dan luka-luka hingga ia dirawat di rumah sakit Efarina Pangkalan Kerinci.
Unit Lakalantas Polres Pelalawan yang mendapat laporan segera turun ke lokasi kejadian dan mengamankan sopir truk ke Mapolres. Sebelumnya sang supir dilarikan ke Klinik Harapan Bunda, karena mengalami luka robek pada tangan kanan.
Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK sebagaimana dilansir dari Pekanbaru MX melalui Paur Humas Ipda Leonardo Sitanggang SH, kemarin membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa dua murid SD tersebut.
‘’Penyebab kecelakaan masih diselidiki, sedangkan korban murid SD yang mengalami patah dan luka-luka dilarikan ke rumah sakit,’’ ujar Paur Humas.(R05)