RIAUSKY.COM - Seorang nenek renta yang tak lagi bisa berjalan diperkosa tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai belum lama ini.
Mirisnya, pelaku yang diketahui merupakan pria beristri memperkosa sang nenek hanya beberapa saat setelah wanita berusia 87 tahun itu selesai menunaikan shalat ashar.
Perbuatan itu terungkap setelah seorang saksi yang merupakan tetangga sang nenek melihat langsung kejadian itu, Selasa (29/1/2019) lalu.
Ditemani sekira 7 anggota keluarga dan tetangga serta kepala lingkungan tempatnya tinggal, nenek renta itu harus dibopong di atas kursi plastik saat akan membuat laporan ke Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Tanjungbalai, Rabu (6/2/2019).
Saksi mata yang mengaku melihat kejadian itu, CH (26), bercerita saat ditemui di Mapolres Tanjungbalai.
“Rumah nenek itu dengan pelaku hanya berjarak sekitar 10 meter. Aku tinggal di rumah kontrakan milik pelaku itu bang,” beber pria itu membuka cerita, Rabu (6/2/2019) siang seperti dilansir Metro24jam.com.
Menurut CH, saat itu dia melihat pelaku yang dikenalnya– berinisial AM– masuk ke rumah nenek tersebut. “Hari Selasa (29/1/2019) lalu bang. Waktu itu nampak ku si pelaku ini masuk ke rumah nenek itu,” ulangnya lagi.
Awalnya CH tidak merasa curiga ketika pelaku masuk ke rumah sang nenek. Tapi setelah beberapa lama, ternyata pelaku tak kunjung keluar. CH pun mulai curiga.
“Lama dia di dalam tak keluar-keluar, jadi curiga aku. Makanya aku masuk juga ke rumah nenek itu,” jelasnya.
Setibanya di kediaman sang nenek itu, CH kaget bukan kepalang, karena melihat pelaku sedang berdiri dengan celana melorot dan memaksa nenek renta itu melakukan oral seks.
“Siap itu, ditindihnya jugalah nenek itu. Pas siap sholat ashar ku rasa nenek itu. Soalnya masih pakai mukena lagi nenek itu,” kata CH lagi.
Masih menurut saksi, sang nenek sebenarnya tinggal bersama seorang anaknya di rumah tersebut. Namun karena si anak setiap hari bekerja, nenek RH selalu sendirian di siang hari.
“Anak nenek itu kan kerja. Tengah hari nanti dia pulang sebentar mengantarkan nasi dan lauk-pauk untuk nenek itu. Habis itu dia pergi lagi kerja,” katanya.
Terduga pelaku merupakan seorang pria beristri. Bahkan, sejak hebohnya kabar tersebut, sang istri dikabarkan sempat stress dan dirawat di rumah sakit.
Terduga pelaku sendiri sudah tidak pernah terlihat lagi di Kota Tanjungbalai sejak terungkapnya kejadian itu. (R01)