PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Guna menyamakan visi gerakan dakwah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau menggelar silaturrahim pimpinan cabang dan ranting se Riau, Jumat (5/4/2019) di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, Pekanbaru.
Dalam kesempatan ini juga diadakan pelantikan pengurus DPD IMM Riau periode 2019-2021.Turut hadir Gubernur Riau, Syamsuar dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di dua negara, yakni Singapura dan Malaysia. Selain itu juga hadir sebagai Ketua Umum DPP IMM Muhammad Najih.
Gubernur Riau menyatakan akan senantiasa menganggap Muhammadiyah sebagai rekan dalam pengembangan dan kemajuan daerah.
"Ada banyak program yang akan kita laksanakan untuk menunjang posisi Riau sebagai negeri Melayu, juga destinasi pariwisata halal, dan peran Muhammadiyah yang kita harapkan, bisa menjadi penunjang dengan struktur nya yang sampai ke ranting," kata Syamsuar.
Ketua PW Muhammadiyah Riau, DR. Saidul Amin menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan serta mengapresiasi nilai-nilai yang terkandung dalam maksud dan tujuan Muhammadiyah serta merefleksi gerak dan langkah persyarikatan untuk membangkitkan semangat serta militansi pimpinan cabang dan ranting Muhamamdiyah agar menjadi kader ummat, kader bangsa dan kader persyarikatan.
"Peran Muhammadiyah dalam membangun bangsa dan negara ini tidak lepas dari eksistensi serta aksi yang dilakukan persyarikatan dari tingkat pusat hingga ranting yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini. Cabang dan ranting ini yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mengingat strategisnya inilah sehingga perlu dilakukan pembinaan dan penguatan ideologi serta organisasi melaui kegiatan-kegiatan wirid/pengajian, kursus mubaligh/mubalighat, penguatan Gerakan Dakwah Jamaah (GDJ), pembinaan keluarga sakinah, penguasaan bahasa Arab, serta kegiatan lainnya yang dapat berguna bagi masyarakat," kata Saidul.
Saidul juga mengungkapkan, banyak hal yang bisa disinergikan dengan Pemprov Riau, terlebih posisi Riau sebagai daerah Melayu yang identik dengan nilai Islami.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Abunawas menjelaskan kegiatan ini diikuti 500 orang peserta.
"Terdiri dari perwakilan Pimpinan Daerah, Cabang, Ranting dan Pimpinan Amal usaha Muhammadiyah serta undangan khusus," sebut Abunawas. (R05/Mcr)