Diduga Maling Sapi, Warga Hajar Pelaku Pencurian, Lantas Mobilnya Dibakar...

Ahad, 14 April 2019 | 18:48:08 WIB
Warga mnyaksikan mobil milik terduga pelaku pencurian sapi dibakar.

MANDAU (RIAUSKY.COM)- Warga Jalan Sidorejo, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Bengkalis mengamuk, Sabtu (13/4/2019) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Mereka membakar satu unit mobil milik SK (28) terduga pelaku pencurian dua ekor sapi milik warga Jalan Sidorejo, Desa Harapan Baru.

Sementara SK sendiri sempat menjadi bulan-bulanan massa setelah dipergoki warga melintas di Jalan Sidorejo Harapan Baru. Namun, dia berhasil diselamatkan setelah Bhabinkamtibmas datang dan mengamankannya dari ratusan massa yang sudah kalap dan ingin menghakiminya karene kedapatan mencuri sapi milik warga setempat. 

Dari informasi yang dihimpun di kepolisian, terduga pelaku  berinisial SK (28) diduga membawa lari sapi milik Mardi (40) warga Jalan Beringin, RT 02, RW 01, Desa Bathin Betuah dan Teguh (43).

“Saat kejadian, terduga pelaku  sedang membawa mobil pick up dan mengangkut dua ekor sapi dan kemudian diberhentikan oleh warga pada saat melintasi di Jalan Sidorejo. Kemudian warga menanyakan asal usul ternak sapi tersebut, dan tersangka SK menjawab bahwa sapi tersebut dibeli dari Dusun Tanjung Sari, milik warga,” ungkap Kapolres Bengkalis Yusup Rahmanto SIK MH ketika dikonfirmasi wartawan melalui Paur Humas Iptu Kusnandar Subekti

Saat itu, pelaku mengaku kalau dia baru membeli dua ekor sapi tiu dari warga. 

Kemudian, lanjut Subekti, warga kembali menanyakan ke Dusun Tanjung Sari, namun warga Dusun Tanjung Sari tidak ada yang menjual sapi kepada tersangka.

Saat itu juga salah satu warga Dusun Tanjung Sari memberikan informasi bahwa telah kehilangan sapi dan melaporkan ke warga yang pada saat itu sedang mengamankan tersangka.

Setelah dikonfirmasi kepada korban, ternyata ciri-ciri sapi yang dibawa pelaku adalah milik korban. 

“Setelah mengetahui bahwa tersangka melakukan pencurian sapi, kemudian warga mengamankannya dan hendak dihakimi oleh massa yang pada saat itu hanya berjumlah sekitar 8 orang. Tidak beberapa lama datang Kades dan anggota Bhabinkamtibmas untuk menenangkan warga yang sudah mengamuk,” ungkapnya.

Lalu pada pukul 20.00 WIB, beredar kabar tertangkapnya tersangka pencurian sapi di Desa Harapan Baru sehingga warga menuju ke rumah dimana tempat pelaku diamankan dengan mencoba mengeluarkan dari rumah untuk dihakimi masa.

Saat itu warga semakin banyak hingga berjumlah sekitar 700 orang, dan Kepala Desa Harapan Baru dan pihak kepolisian melakukan negoisasi dan memberikan pemahaman terhadap warga agar perkara tersebut diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

“Namun warga menolak dan tetap bersikeras hendak mengeluarkan tersangka dari dalam rumah milik salah satu warga setempat. Dan massa dari 700 kemudian bertambah sekitar 1.000 orang, dimana beberapa warga melakukan pelemparan terhadap rumah, melemparkan kayu ke atas rumah dan membakar 1 unit mobil pick up milik pelaku yang digunakan untuk mengangkut ternak sapi curian tersebut,” ungkapnya dilansir dari koran mx.

Diutarakannya, karena situasi tidak kondusif kemudian Kapolsek Mandau langsung turun ke TKP bersama Wakapolsek Mandau didampingi Kasat Sabhara Polres Bengkalis beserta jajaran Shabara.

“Setelah polisi menegoisasi soal perkara tersebut, kemudian pelaku langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk memproses. Dan memang jika terbukti bersalah maka pihak kepolisian akan memproses sesuai hukum yang berlaku dan tidak akan membebaskan pelaku sesuai apa yang dipikirkan warga,” ujarnya.

Saat ini guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku SK sudah diamankan di Mapolsek Mandau.(R05)

 

Sumber Berita; Koran MX.com

Terkini