Gawat Nih! Jika Kerusuhan Terus Berlanjut, Pengamat: Rupiah Bisa Tembus Rp 15 Ribu per USD

Rabu, 22 Mei 2019 | 18:10:50 WIB
Tribunnews.com

RIAUSKY.COM - Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore melemah pasca aksi demonstrasi memprotes pengumuman Komisi Pemilihan Umum atau KPU yang sempat ricuh.

Rupiah melemah 45 poin atau 0,31 persen menjadi Rp 14.525 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.480 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu, mengatakan, pelemahan rupiah pada hari ini memang dominan dipicu oleh sentimen domestik yaitu aksi demo menolak hasil rekapitulasi nasional KPU.

"Secara eksternal itu pelemahan rupiah tidak ada pengaruhnya, pengaruhnya lebih besar di dalam negeri. Pada saat KPU mengumumkan pemenangnya adalah Jokowi, yang terjadi paslon 02 menolak dan terjadi kerusuhan. Kerusuhan ini menyebabkan pelaku pasar meninggalkan dan melakukan 'profit taking' di pasar Indonesia," ujar Ibrahim seperti dikutip dari Tempo.co.

Menurut Ibrahim, apabila kondisi keamanan masih belum kondusif dan demonstrasi yang ricuh tidak bisa terselesaikan, maka rupiah berpotensi menembus level Rp 15.000 per dolar AS. (R01)

Terkini