Dua Bocah Terseret Arus Sungai Subayang, Seorang DIlaporkan Meninggal Dunia

Sabtu, 28 September 2019 | 11:35:42 WIB
Warga saat melakukan pencarian korban bocah yang hilsng saat mandi di Sungai Subayang.

KAMPAR KIRI (RIAUSKY.COM)– Dua orang anak laki-laki yang tengah mandi berenang di Sungai Subayang terseret arus sungai, 1 orang berhasil diselamatkan, sementara seorang lainnya dilaporkan meninggal dunia terseret arus air.

Jasad korban ditemukan dua jam setelah dilaporkan hilang terseret arus air. 

Peristiwa ini terjadi pada Jumat sore (27/9/2019) sekira pukul 16.20 wib di aliran Sungai Subayang wilayah Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri.

Peristiwa ini, sebagaimana dilansir dari detakkampar  berawal pada Jumat sore (27/9/2019) sekira pukul 16.00 wib, saat itu 3 Bocah laki-laki yaitu Revan Setiawan (10) bersama temannya Farel (8) dan Sandika (13) mandi sambil berenang di aliran Sungai Subayang wilayah Desa Padang Sawah.

Tiba-tiba 2 orang dari ke-3 bocah yang berenang itu yaitu Revan dan Farel hanyut terbawa arus sungai, seorang warga yang kebetulan berada disekitar lokasi yaitu Cical (40) berusaha menolong korban yang hanyut ini.

Cical berhasil menyelamatkan Farel namun Revan (korban) keburu tenggelam didalam arus sungai Subayang ini, Kapolsek Kampar Kiri yang mendapat informasi tentang kejadian ini segera memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Padang Sawah Brigadir Herman beserta anggota Polsek untuk ke TKP guna membantu mencari korban.

Sekitar pukul 18.20 wib korban ditemukan warga di TKP dalam keadaan tenggelam dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kampar Kiri untuk dilakukan pemeriksaan medis, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dan korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, MSi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan.

Pada kesempatan ini Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, agar kejadian serupa tidak terulang, jelasnya.(R05)

Terkini