Kesatria, Terima Kesalahan dan Dicopot dari Jabatan, Kolonel HS Rangkul Istri yang Sedang Menangis

Ahad, 13 Oktober 2019 | 10:41:05 WIB
Kolonel Hendi Suhendi dan istri saat proses serah terima jabatan.

KENDARI (RIAUSKY.COM)- Irma Nasution seketika menangis saat bersalaman usai proses serah terima jabatan suaminya Kolonel Hendi Suhendi. 

Irma ikut menyaksikan prosesi pergantian jabatan Dandim Kendari dari suaminya ke Kolonel Inf Alamsyah.

Upacara pencopotan ini berlangsung di Aula Sudirman Makorem 143 Halu Oleo (HO) Kendari. Upacara dipimpin langsung Danrem 143 HO, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto.

Kolonel HS dicopot dari jabatan Dandim Kendari karena postingan istrinya yang menyoroti penusukan Menko Polhukam Wiranto.

"Saya terima, saya terima salah. Saya tetap terima apa yang jadi keputusan pimpinan," kata Kolonel HS usai sertijab Dandim Kendari, Sabtu (12/10/2019).

"Dijadikan pelajaran buat kita," ujarnya sambil merangkul sang istri.

Dari sidang disiplin yang digelar sebelum sertijab Dandim Kendari, Kolonel HS dinyatakan melanggar Pasal 8a UU No 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Pasal itu memuat soal jenis pelanggaran hukum disiplin militer, yakni "segala perbuatan yang bertentangan dengan perintah kedinasan, peraturan kedinasan, atau perbuatan yang tidak sesuai dengan Tata Tertib Militer".

"Ada ketidakpatuhan (Kolonel HS) terhadap perintah pimpinan yang memerintahkan jajaran untuk tidak memberikan komentar tentang masalah yang ada di medsos. Ada perintah pimpinan berkaitan agar prajurit dan keluarga tidak memberikan komentar apa pun di media sosial yang dapat merusak institusi citra TNI," papar Danrem Kendari, Yustinus.

Kolonel Hendi Suhendi  diketahui baru dua bulan menjabat sebagai Dandim Kendari.

Hal tersebut diketahui melalui laman http://kodim1417.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id.

Upacara serah terima jabatan dari Letkol Cpn KRT Fajar Lutvi Haris Wijaya kepada Kolonel Hendi Suhendi digelar pada 19 Agustus 2019.

Di masa kolonel Hendi Suhendi, posisi Dandim baru diisi oleh prajurit yang berpangkat kolonel.

Sebab Kodim Kendari mengalami kenaikan status dari tipe B menjadi tipe A.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto.

Kolonel Hendi Suhendi diketahui sempat bertugas di luar negeri.

Ia menjabat Atase Darat Kantor Atase Pertahanan (Athan) RI di Moskow, Rusia.

Berdasarkan akun resmi Facebook Pusat Penerangan TNI, posisi Kolonel Hendi Suhendi di Athan RI digantikan oleh Kolonel Inf Troy Hutagalung pada 2018.

Dilansir dari berbagai sumber, sebelum menjadi Dandim Kendari, Kolonel Hendi Suhendi pernah menjabat sebagai Dandim Bengkalis pada 2011.(R04detik/tribunnews)
 

 

Terkini