RIAUSKY.COM - Mantan Sekretaris Menteri BUMN Muhammad Said Didu mengingatkan Menteri BUMN Erick Thohir agar tidak terlalu mudah untuk bongkar pasang direksi dan komisaris perusahaan-perusahaan pelat merah, karena akan membawa dampak negatif.
"Penggantian kapan saja akan melahirkan mafia pejabat dan Direksi penjilat," kata Said Didu di akun Twitternya, @msaid_didu, beberapa waktu lalu.
Penggantian direksi boleh saja dilakukan dengan alasan tertentu, bukan dengan seenaknya, menurut Said Didu.
"Terkait pengangkatan Direksi dan Komisaris, mohon konsisten gunakan UU BUMN bahwa masa jabatan mereka 5 tahun. Tidak seenaknya diganti kapan saja, kecuali melanggar hukum atau kontrak kinerja tidak tercapai," jelasnya.
Secara sederhana, lanjut dia, tugas Menteri BUMN adalah memilih direksi dan komisaris yang kompeten dan berintegritas, memberikan target (Key Performance Indicator) KPI bagi mereka, dan melindungi mereka dari intervensi.
Melihat pernyataan Said Didu ini, Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean juga turut berkomentar bahwa tidak perlu mengajari Menteri BUMN soal bongkar pasang direksi dan komisaris BUMN. Karena dirinya menilai Erick Thohir lebih paham tata kelola BUMN.
"Saya yakin @erickthohir lebih paham tentang tata kelola usaha BUMN. Tak perlu ayam diajari bertelor," tegasnya dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean2, yang dikutip, Senin (28/10/2019).
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menilai bongkar pasang direksi dan komisaris BUMN tidak dibutuhkan selama manajemen BUMN tersebut profesional dan laba (bottom line) tercapai.
"Tidak, saya sudah sampaikan selama itu profesional dan bottom line (target dasarnya) tercapai target," ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (25/10/2019).
Dia mengatakan bahwa kendati BUMN merupakan korporasi yang didorong untuk berorientasi laba, tapi tidak semua BUMN harus mengejar laba karena ada BUMN-BUMN yang difokuskan untuk menjalankan kebijakan pembangunan.
"Jadi sama-sama, yang satu berupa uang yang dipergunakan lain dan yang satu berupa sebuah kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat," katanya. (R02)
Sumber: Akurat.co