Hilang Sampai Petang, Maruba Histeris, Lihat Tiga Anaknya Sudah Menjadi Mayat

Senin, 04 November 2019 | 00:30:45 WIB
tiba bersaudara yang meninggal dunia setelah tenggelam di parit bekoan.

MEDAN (RIAUSKY.COM)- Tiga orang kakak beradik ditemukan tewas tenggelam di parit bekoan di dusun 6 Wonosari, Desa Sei Baru, Kecamatan Pinai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (2/11/2019) sore.

Ketiga anak itu ditemukan pihak keluarga sudah dalam keadaan tewas, sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.

dilansir dari tribun medan,  ketiga korban merupakan buah hati pasangan suami istri Maruba Manalu dan Dongsi boru Ringo-ringo.

Mereka adalah Esra Marsaulina br Manalu (14) siswi kelas 2 SMP Sei Keluang, Agustina br Manalu (12) kelas 6 SD Sungai Keluang dan adik mereka Juniar Pandapotan Manalu (4).

Semula ketiga anak dari lima bersaudara itu, bermain-main sembari memancing ikan di parit bekoan.

Namun, nahas Juniar yang merupakan adik paling kecil tiba-tiba terpeleset dan masuk ke dalam parit bekoan.

Dalam istilah masyarakat di sana, parit bekoan merupakan parit dengan ukuran besar yang digali dengan alat berat.

Parit bekoan biasa digunakan warga sebagai tempat mandi, mencuci pakaian dan aktivitas lain, bahkan sumber air minum.

Parit bekoan biasanya juga cukup dalam. Karena merupakan bekas galian menggunakan alat berat.

Sesaat setelah anak yang paling kecil terpeleset, kuat dugaan kedua kakaknya berupaya menolong.

"Tapi dua kakaknya malah ikut tenggelam di parit yang dalam itu," kata seorang warga, Andika Lumban Gaol, Minggu (3/11/2019).

Penemuan tiga anak ini bermula saat ayah mereka, Maruba merasa khawatir tiga anaknya tak kunjung pulang.

Padahal, hari sudah beranjak petang. Dia kemudian mencari anaknya.

"Sudah magrib. Ayahnya mencari dan ketahuan sekitar jam 6 lewat," jelas Andika.

Pria itu sempat syok dan histeris begitu mengetahui kalau tidak mayat yang mengapung di parit bekoan tersebut adalah anak-anaknya.

Ketiga jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka. Insiden ini menyebabkan duka bagi warga setempat.

Sehingga warga yang mengetahui ada kemalangan di salah satu rumah tetangga datang beramai-ramai melayat.

Sementara itu, Camat Panai Hilir Hadmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

"Memang ada 3 kakak beradik tewas tenggelam di parit bekoan," jelasnya.

Memang kata dia, saat ini dusun yang diujung Kabupaten Labuhanbatu dan bersebelahan dengan lautan Selat Malaka itu sedang mengalami air pasang.

"Selain curah hujan tinggi, pasang air laut. Sehingga air di parit bekoan penuh," kata Camat.

"Warga setempat, sering memanfaatkan air parit bekoan sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari," tutupnya.
 

Terkini