Otak Pelaku Pembunuhan Penagih Utang di Bandung Ditangkap!

Selasa, 04 Februari 2020 | 00:11:52 WIB
Mayat Edward Silaban saat dievakuasi dari dasar jurang.

BANDUNG (RIAUSKY.COM)- Otak pelaku pembunuhan Edward Silaban ditangkap Satreskrim Polresta Bandung di salah satu pondok pesantren di Malang, Jawa Timur. Ada dua orang yang diringkus polisi disana.

"Berhasil kita tangkap. Ditangkap Malang," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan via sambungan telepon, Senin (3/2/2020).

Hendra berujar pelaku utama dalam kasus ini berjumlah dua orang. "Dua orang, inisial LT (sebelumnya ditulis L) dan RM," ujar Hendra.

Pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku utama untuk mengetahui informasi rinci keberadaan jasad lelaki yang bekerja sebagai penagih utang.

Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Agta Buwana menyebutkan kedua pelaku tak melakukan perlawanan saat ditangkap pihaknya. "Berhasil kita tangkap di salah satu pondok pesantren di Malang. Pelaku masih diperiksa, lengkapnya tunggu hasil pemeriksaan ya," kata Agta.

Dalam kasus ini, sementara sudah tujuh tersangka ditetapkan tersangka. Dua pelaku utama dan lima lainnya turut membantu pembunuhan berencana tersebut.

"Dari 14 orang saksi yang kami periksa, lima orang sudah kami tetapkan jadi tersangka," ujar Hendra.

Lima orang tersangka ini di antaranya berinisial DM, SR, DS, AM dan IN. Menurut Hendra, lima tersangka ini berperan untuk membantu pelaku utama, berinisial L.

Hingga kini anggota Satreskrim Polresta Bandung sedang mengejar pelaku utama. "Pelaku utama berinisial L masih kita lakukan pengejaran. Jadi awalnya korban ini datang akan menagih utang kepada pelaku L," ucap Hendra.

Teka-teki hilangnya Edward Silaban terkuak jajaran Satreskrim Polresta Bandung. Penagih utang itu menjadi korban pembunuhan. Jasadnya dibuang pelaku dan ditemukan membusuk di dasar jurang yang berada di Kampung Cisaronge, Desa Mekar Mukti, Kabupaten Bandung Barat.

"Korban berhasil ditemukan di dasar jurang yang berada di kawasan Danau Saguling," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan di TKP, Senin (3/2/2020).

Proses evakuasi berlangsung secara dramatis. Pasalnya, polisi harus menghadapi medan yang cukup curam, sehingga para petugas harus berhati-hati dalam mengevakuasi jenazah dari dasar jurang.

"Alhamdullilah, korban berhasil kami evakuasi," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan di TKP.

"Tebingnya curam, sekitar 70-80 derajat dan kedalaman jurang ini sekitar 20-30 meter," ucap Hendra melanjutkan.(R04)

Terkini