PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. Dr Zudan Arief Fakhrullah memberikan apresiasi terhadap keputusan Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST, MT mendirikan Pusat Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
''Kalau semua wali kota komitmen adminduknya seperti Pak Wali Kota Pekanbaru ini, Tenang kita,'' kata Zudan Arief saat memberi sambutan saat peresmian Pusat Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pekanbaru di eks kantor Wali Kota Pekanbaru di Jalan Sudirman, Rabu (11/3/2020).
Bahkan, tanpa segan, Zudan menyebutkan, kalau keberanian membuat MPP adalah sesuatu yang Wow.
Seumur saya hidup dan sekolah, saya hanya mengenal dua sumpah, yakni Sumpah Palapa dan Sumpah Pemuda. Namun, setelah melihat MPP dan Pusat Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil Pekanbaru, ada sumpah ketiga, ''Sumpah deh, Pekanbaru luar biasa,'' kata dia disambut tepuk tangan pengunjung yang hadir.
''Saya sudah masuk ke dalam, saya sudah lihat model pelayanannya dan itu luar biasa yang telah dilakukan,'' kata dia.
Dikatakan Zudan, dengan kehadiran Pusat Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini, diharapkan, seluruh persoalan kependudukan di Kota Pekanbaru bisa selesai dengan cepat dan baik.
Pihaknya juga menjanjikan akan berkoordinasi dengan jajaran Pusat Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil ini untuk mensinergikan sejumlah persoalan kependudukan yang saat ini memang masih cukup banyak dan perlu segera dituntaskan.
Zudan mencontohkan, perihal perpindahan penduduk yang saat ini banyak tidak terdata.
''Misal, ada yang pendah sekolah atau kuliah di Jogjakarta, tapi data kependudukan di Pekanbaru tidak dicabut lantas membuat KTP baru di Jogja. Kita temukan banyak data seperti ini dan kita harapkan kantor pelayanan ini nantinya bisa sinergi dengan satu data kependudukan yang ada di Kemendagri. Kita akan bersihkan data kependudukan yang dabel sepeti itu,'' kata dia.
Zudan juga menjanjikan akan mendukung kemudahan pelayanan Kartu Tanda Penduduk. ''Kita sudah cetak 16 juta dan baru 8 juta yang dikirimkan ke daerah-daerah. Kalau memang dibutuhkan, kita akan segerakan untuk mendukung pelayanan disini,'' kata Zudan.
Sejalan dengan Menpan RB Tjahjo kumolo, Zudan pun menegaskan, kunci dari sukses pusat pelayanan ini adalah peran dari aparatur.
''Jadi, niatnya memang harus betul-betul melayani, memudahkan, menyenangkan hati masyarakat,'' kata dia.
Kalau niatnya sudah itu, Zudan menyebutkan kalau apapun yang dilaksanakan akan sesuai dengan tindakan . ''Jadi ini soal mindset,'' sebut dia.(R04)