Tabrakan Maut Bus ALS dari Medan dan Truk Kontainer, Ini Nama Korban Tewas dan Luka-luka

Rabu, 18 Maret 2020 | 00:39:34 WIB
Kondisi bus ALS pasca tabrakan mau yang menewaskan 5 orang penumpangnya dan 4 orang luka-luka. Foto: redaksi24.com

RIAUSKY.COM- Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Merak-Tangerang, tepatnya di KM 94, Kota Cilegon, Selasa (17/3/2020) dini hari. Sebuah bus sarat penumpang menghantam truk kontainer yang baru masuk tol. Akibat kecelakaan itu, lima penumpang bus tewas, lainnya luka-luka.

Sebelum menghantam truk kontainer, Bus ALS bernomor polisi BK 7730 LD melaju dari arah Merak menuju Tangerang. Bus ALS nampak melaju kencang. Namun ada bus lainnya yang juga melaju kencang satu arah menuju Tangerang.

Kedua bus tersebut diduga saling balapan. Kedua bus nampak saling salip menyalip di Jalan Tol Tangerang-Merak.  Kedua bus itu saling melaju kencang hingga sampai di Pintu Tol Cilegon Barat.

Pada saat bersamaan dari Pintu Tol Cilegon Barat masuk truk kontainer bernomor polisi B 9485 FEH yang dikemudikan Utin (23).  Truk kontainer melaju pelan untuk masuk ke lajur kiri. Saat itulah, dari arah belakang truk, dua bus yang saling balapan melaju kencang. Salah satu bus berhasil mendahului truk kontainer.

Namun pengemudi Bus ALS bernomor polisi BK 7730 LD tidak bisa menghentikan laju kendaraannya. Lantaran jarak  yang sudah begitu dekat, bus pun  langsung menghantam bagian belakang truk kontainer.

“Saya baru masuk tol. Tiba-tiba ditabrak dari belakang. Kayaknya itu bus sedang balapan,” ujar Utin kepada wartawan di lokasi, Selasa (17/3/2020).

Utin menyebut saat itu kedua bus melaju sangat kencang. Setelah salah satu bus menghantam belakang truknya, lanjut Utin, bus lainnya yang berwarna putih sempat berhenti. Namun, sesaat kemudian pengemudi bus langsung tancap gas menuju Tangerang.

“Saya nggak sempat lihat nomor polisinya. Karena jauh, panjang. Kalau warnanya putih. Dia sempat berhenti di depan, tapi terus kabur,” tambahnya.

Pengurus truk kontainer, Aang mengatakan, kala itu ia ikut menumpang truk yang dikemudikan Utin. Sesaat masuk di Pintu Tol Cilegon Barat, dari arah Merak ke Tangerang, dia melihat Bus ALS sedang balapan dengan bus lainnya.

“Baru 200 meter masuk tol, truk langsung diseruduk Bus ALS dari belakang,” ujarnya seraya mengaku saat itu truk melaju pelan karena sedang mengangkut muatan 27 ton biji plastik.

Akibat menghantam truk kontainer, sejumlah penumpang terpental keluar bus. Mereka berjatuhan di tengah jalan. Lima penumpang Bus ALS diketahui tewas di tempat kejadian akibat luka-luka terbentur aspal jalan.

Kanit Laka Polda Banten, Ipda Andri membenarkan kecelakaan Bus ALS dengan truk kontainer mengakibatkan 5 penumpang bus tewas. Kelima penumpang yakni 4 dewasa dan 1 anak-anak. Korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kota Serang.

Sedangkan korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon.

“Informasi awal karena kecepatan tinggi, dan tidak jaga jarak sehingga terjadi tabrakan depan belakang,” ujar Andri.

Ia juga menyatakan, dugaan sementara kecelakaan tragis tersebut akibat Bus ALS melaju kencang dan hilang kendali sehingga menabrak belakang truk kontainer. “Belum bisa dipastikan kalau bus ugal-ugalan,” tegasnya.

Hingga pukul 02.30 WIB, petugas kepolisian baik Polda Banten, PJR Serang masih melakukan olah TKP. Petugas patroli dan derek PT Marga Mandala Sakti juga tengah membersihkan puing-puing bus bekas tabrakan.

Ipda Andri menyatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kecelakaan tragis tersebut. Pihaknya juga masih mencari keberadaan sopir bus.

 

 Sopir Bus Diminta Menyerahkan Diri


Kasubdit Gakkum Korlantas Brigjen Pol Kusharyanto mengaku turut prihatin atas kecelakaan Bus ALS yang menimbulkan lima korban jiwa tersebut. Korban meninggal dibawa ke RSDP Kota Serang dan korban luka-luka menjalani perawatan di RSKM Kota Cilegon.

“Itu data sementara yang kami dapat, karena personil masih proses evakuasi,” ujar Kusharyanto, Selasa (17/3/2020).

Menurut Kusharyanto, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan yang menewaskan lima penumpang bus tersebut.

“Saya lihat kondisi jalan sangat terang dan treknya pun lurus, berarti kan kecepatannya luar biasa,” tambahnya.

Lanjutnya, diduga laju bus dengan kecepatan tinggi saat itu membuat kecelakaan hebat menghantam truk dari  belakang. Penumpang dalam bus tersebut kemudian terpental keluar bus dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Pihaknya juga memperkirakan, kecepatan bus tersebut di atas 80 Km/Jam. Karena melihat benturan sampai penumpang di dalam bus terpental keluar.  “Saya lihat di TKP, bekas kaca bus ALS, kaca kiri pecah luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, pihaknya meminta agar sopir Bus ALS dan sopir bus lawannya untuk menyerahkan diri ke polisi.

“Sopir Bus ALS selamat, namun yang bersangkutan menghilang pasca tabrakan. Karena itu minta mereka menyerahkan diri,” katanya.

Berikut adalah data0-data korban yang tewas dan luka-luka akibat kecelakaan maut itu:

Korban Tewas:

1. Sawiyah (57), Pintu Padang Jae, Kelurahan Pintu Padang Jae, Kecamatan Siabu Mandailing Natal

2. Muhamad Ridwan Syah alias Mamad (Kernet), Kampung Tamiyang, Kelurahan Tamiyang, Kota Nopan, Mandailing Natal.

3. Anwar Sahuri alias Theo (kernet), Kampung Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan Mandailing Natal

4. Salsa (anak) dari Wijianti, penumoang bus Jalan Taduan 37 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan

5. Widodo (Suami) dari Wijianti, Jalan Taduan 37 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan

Adapun Korban Luka-luka:

1. Anni Ritonga (51), Dusun Huta Ginjang, Angkola Timur, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

2. Rohimah (22), Pintu Padang Jae, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara

3. Maison Purba (41), Kampung Sasak Tiga RT 01/RW 05, Kelurahan Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

4. Wijianti (40), Jalan Taduan No 37, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.(R05)

 

sumber berita: redaksi24.com

Terkini