JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Najwa Shihab menanyakan soal larangan mudik lebaran 2020 pada Presiden Jokowi.
Jawaban Presiden di Mata Najwa Jokowi Diuji Pandemi membuat Najwa Shihab heran.
Mata Najwa malam ini menayangkan wawancara eksklusif dengan Presiden Jokowi.
Mata Najwa malam ini mengambil judul Jokowi Diuji Pandemi.
Najwa Shihab memposting cuplikan tayangan Mata Najwa Jokowi Diuji Pandemi.
Ada sejumlah pertanyaan yang diajukan Najwa Shihab ke Jokowi.
Mulai dari kontroversi mudik, hingga perkiraan Indonesia pulih dari pandemi Covid-19.
Dalam keterangannya Najwa Shihab menuliskan, wawancara tersebut dilakukan tepat sebelum Jokowi memutuskan larangan mudik lebaran 2020.
"Perbincangan saya dengan Presiden Jokowi kemarin berlangsung jam 9.30 pagi, sebelum Ratas dilakukan.
Saya smpt bertanya soal mudik dan mengapa larangan itu belum dikeluarkan padahal data Kemenhub menunjukkan sudah 900 ribu org "curi start" mudik.
Selesai interview sekitar jam 10 pagi.
Pak Jokowi kemudian melanjutkan agenda Ratas jam 11.
Dan saat Ratas itulah keluar pernyataan Presiden. Mudik akan dilarang.
Pada potongan tayangan Mata Najwa Jokowi Diuji Pandemi, Najwa Shihab bertanya soal kontroversi mudik ke Presiden.
"Kontroversi mudik, data dari Kemenhub sudah hampir 1 juta orang curi start mudik, faktanya sudah terjadi penyebaran orang di daerah bapak," kata Najwa Shihab ke Jokowi dilansir dari wartakota.
Jokowi menjawab, menurutnya hal tersebut bukanlah mudik, melainkan pulang kampung.
"Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung," kata Jokowi.
Mendengar jawaban Jokowi, Najwa Shihab sempat heran.
"apa bedanya bapak pulang kampung dengan mudik ?" tanya Najwa Shihab.
Jokowi yang mendenagr pertanyaan tersebut hanya terkekeh.
Jawaban selengkapnya dapat disaksikan di Mata Najwa Jokowi Diuji Pandemi yang tayang pada Rabu (22/4/2020) malam.
Ojek Online Selama PSBB
Selain mudik, Najwa Shihab juga menanyakan soal perbedaan aturan ojek online saat pembatasan sosial bersekala besar ( PSBB ).
"Perbedaan Permenkes, Pergub DKI, ojek online tidak boleh bawa penumpang,
tapi kemudian keluar peraturan Kementerian Perhubungan boleh bawa penumpang,
apakah bapak Presiden sempat mengamati atau bahkan menegur?" tanya Najwa Shihab.
"Memang saya undang, menteri saya undang," jawab Jokowi.
Najwa Shihab juga mengkonfirmasi kritika mantan Wakil Presiden Jusud Kalla soal kinerja pemerintah menghadapi pandemi Covid-19.
Menurut Najwa Shihab, Jusuf Kalla mengatakan pemerintah kurang cepat dan tidak tegas.
"Pak Jusuf Kalla menilai langkah pemerintah dalam mitigasi pandemi ini kurang cepat dan kurang tegas," kata Najwa Shihab.
Jokowi mengatakan, membuat masyarakat tidak panik juga merupakan sebuah keputusan.
"membuat publik agar tidak panik itu keputusan," kata Jokowi.
ajwa Shihab menyinggung soal transparansi data Corona di Indonesia.
"berkali-kali saya ingat bapak menyampaikan soal transparansi data, suatu hal yang memang dinilai sejumlah kalangan pemerintah ini tidak terbuka," ujar Najwa Shihab.
"yang tidak terbuka di sebelah mana," kata Jokowi.
Najwa Shihab juga menanyakan ke Jokowi, kapan Indonesia akan pulih dari Corona.
"kapan bapak lihat indonesia akan kembali normal pak ?" tanya Najwa Shihab.
"Mba Nana kalau ditanya ke saya," kata Jokowi terpotong.(R04)