DUMAI (RIAUSKY.COM)- Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Roro Rupat- Dumai terkendala selama 6 jam, Rabu (9/9/2020).
Terkendalanya aktivitas moda transportasi publik di wilayah perairan tersebut terhenti karena kerusakan pada jembatan penghubung roro.
Movable Bridge (MB) atau jembatan penghubung kapal RoRo di Dermaga Pelabuhan RoRo mengalami kerusakan, akibatnya Kapal RoRo yang akan bersadar mengalami kendala dan menunggu air Surut mengeluarkan kendaraan dari kapal menuju Dumai.
Berdasarkan Pantauan dilapangan, sebagaimana kami kutip dari tribunpekanbaru, akibat MB Rusak mobil angkutan Sawit dan angkutan lainnya, sulit untuk keluar bahkan ada mobil yang tersangkut.
Bahkan, akibat kerusakan MB tersebut, kendaraan yang menuju ke Rupat dari Dumai, terpaksa Delay
Sekitar 6 Jam, dan sempat terjadi penumpukan kapal, kemudian kembali beroprasi sekitar pukul 13.00 WIB
Kasi Oprasional Pengelolaan Pelabuhan Wilayah 1, Alchoiri Syahwali, membenarkan bahwa ada kerusakan pada MB pelabuhan RoRo Dumai, dan sempat terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan Roro Dumai.
"Memang ada penumpukan kendaraan akibat MB rusak, namun sekitar pukul 13.00 WIB sudah beroprasi kembali karena memang air sudah Surut dan bisa beroprasi," katanya, Rabu (9/9/2020).
Dirinya menerangkan, saat ini MB sudah bisa berfungsi kembali, setelah terjadi kerusakan MB tersebut, memang agak lama karena ada alat yang harus didatangkan dari Pekanbaru.
Alchoiri mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat Dumai dan Rupat atas keterlambatan pelayanan di Pelabuhan Roro Dumai.
"Sekali lagi saya atas nama pribadi dan istansi mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atak keterlambatan ini," ucapnya.
Sementara, saat evakuasi terlihat kasi Keselamatan berlayar KSOP Dumai, Yuzirwan Naution ikut membantu proses evakuasi kendaraan dari Kapal RoRo.
Yuzirwan mengungkapkan, bahwa kerusakan MB tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 Wib, dan sempat terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan.
"Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi, apalagi RoRo Dumai-Malaka kedepan beroprasi melalui pelabuhan ini, kita juga minta kepada pengelola untuk memperhatikan hal ini," pungkasnya.(R10)