Pemkab Pelalawan Ambil 'Risiko', Pandemi Meningkat, Proses Belajar Tatap Muka Digelar

Senin, 14 September 2020 | 16:53:59 WIB

PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Diperkirakan dua bulan kedepan. Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Di Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Pelalawan, Tahun Pelajaran 2020/2021 dimulai. Dalam proses tersebut, pemerintah membagi empat zona dan dengan  tetap mengikuti protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris kepada sejumlah awak media,  Senin (14 September 2020), usai membuka kegitan Sosialisasi Dan Persiapan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Di Masa Pandemi COVID-19 Kabupaten Pelalawan, Tahun Pelajaran 2020/2021, di kantor Bappeda Pangkalan Kerinci.

Sebelun memulai proses belajar mengajar tatap muka, kata Bupati HM Harris, dirinya telah memerintahkan Dinas Kesehatan, untuk melakukan rapid test sekaligus tes swab untuk para majelis guru.

"Ya, para majelis guru wajib mengikuti rapid test sekaligus tes swab. Kita ingin memastikan mereka bebas virus corona,"jelas HM Harris.

Sementara itu,  terkait pembagian zona, sambung HM Harris, hal ini tergantung stuasi terkini COVID-19 diwilayah kabupaten. 

"Yang jelas setiap zona akan ada standarnya, baik dari jumlah siswa dikelas atau sebagainya. Yang jelas mengacu pada SKB 4 menteri, dan tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap bupati dua priode ini.

Terakhir  disampaikan, bahwa Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Di Masa Pandemi COVID-19 Kabupaten Pelalawan, Tahun Pelajaran 2020/2021 dapat dimulai, paling tidak, dua bulan kedepan setelah dilakukan sosialisasi.

Sementara Plt Dinas Pendidikan M Zalal.S.Pd mengungkapkan bahwa pihaknya siap melaksanakan proses pembelajaran sistem tatap muka. 

"Tentunya kita siap melaksanakan apa yang telah diperintahkan pemerintah kabupaten. Kita yakin ini akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kita pastikan dilapangan proses pembelajaran sesuai standar protokol kesehatan,"ucapnya, seraya menambahkan bahwa diruangan jumlah  para murid  dibatasi, sesuai dengan pembagian zona -zona  pandemi COVID-19.

Kemudian, masih ditempat yang sama Kadis Kesehatan H Asril.SKM.Kes,  terkait intruksi bupati bahwa pihak majelis guru wajib dilakukan rapid test sekaligus tes swab dijawab tuntas kadis yang satu ini.

"Alat rapid test tes tes swab sudah sama kita. Sambil jalan perintah bupati siap kita jalankan," tutupnya. (R09)

Terkini