PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya datang ke Riau. Bukan sekadar datang, Jokowi mengungkapkan dia ingin mengingatkan seluruh jajaran di Riau untuk tidak lengah terhadap ancaman Covid-19.
Presiden Jokowi mengungkapkan kedatangannya ke Riau untuk mengingatkan agar seluruh jajaran di Riau tidak lengah dan perlu bekerja bersama-sama dalam penanganan Covid-19 dan perlu ada respon yang cepat kalau ada peningkatan.
Dia juga membuka data terkait perkembangan kasus Covid-19 di Riau secara sangat detail dan terperinci.
Jokowi menginginkan seluruh kepala daerah di Riau hapal tentang perkembangan data harian Covid-19 di daerahnya. karena setiap hari dia sendiri pun melakukan itu supaya tahu kondisi Covid-19 secara nasional.
''Data itu setiap hari selalu menjadi makanan sehari-hari saya. Posisi setiap provinsi seperti apa. Posisi nasional seperti apa, kabupaten dan kota seperti apa, kelihatan semua.Saya datang ke sini juga dalam rangka itu, angka-angkanya kelihatan,'' kata dia.
''Coba kita lihat sekarang kasus aktif di Riau, bulan februari coba lihat, masih rendah. Februari itu masih rendah. Yang dulu 2020 Agustus September tinggi, sudah turun sebetulnya, sudah turun sudah sampai ke angka 1.071 di Februari. Sudah turun, Ini ada kelengahan pasti. Beitu Maret naik 1.302, langsung april naik menjadi 4.800, meskipun sekarang turun sedikit, tapi masih posisi yang tinggi. Hati-hati mengenai ini, hati-hati,'' kata Jokowi.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengungkap data tentang angka kesembuhan di kabupaten dan kota di Riau.
''Angka kesembuhan juga, sudah cukup baik di angka 89. Tapi masih di bawah angka kesembuhan nasional, 92. Sehingga ini perlu ditingkatkan. Kenapa? harus setinggi-tingginya angka kesembuhan, karena kita tidak ingin ada yang meninggal,'' ungkap jokowi lagi.
Sebab itu, lanjut dia, Menkes menyampaikan, kalau kurang ventilator misalnya, segera infokan, kalau obat-obatnya terlambat segera infokan, karena kunci-kuncinya disitu.(R04)