DUMAI (RIAUSKY.COM) - Setelah lama tak diguyur hujan, Pemerintah Kota Dumai bersama TNI Polri kembali menggelar shalat istisqa yang dipusatkan di Bandar Udara Pinang Kampai, Senin, 7 Maret 2016.
Dalam pelaksanaan shalat istisqa diikuti Kapolres AKBP Suwoyo, Dandim 0320 Letkol (Kav) Rendra Adrian Siagian, Sekretaris Kota Said Mustafa, Danlanal Kolonel Laut (P) Avianto Rooswirawan, Kepala BPBD Tengku Ismet serta sejumlah kepala SKPD dan ratusan masyarakat, Senin.
Said Mustafa menyebutkan, pelaksanaan shalat Istisqa ini merupakan usaha ikhtiar dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan disamping usaha lain, seperti pemadaman di lapangan dan water booming.
"Pemerintah telah menetapkan status siaga darurat Karlahut sejak Jumat pekan kemarin karena titik api terus bermunculan," katanya.
Kegiatan shalat Istisqa ini bertujuan juga untuk mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, karena prakiraan BMKG menyebutkan Kota Dumai akan memghadapi badai El-Nino.
Sementara itu Dandim 0320 Dumai, Letkol (Kav) Rendra Adrian Siagian menegaskan, personel gabungan mesti berupaya optimal saat melakukan pemadaman kebakaran lahan dan berharap bisa kerjasama dengan masyarakat.
"Kita mesti ajak masyarakat untuk bekerjasama, sehingga proses pemadaman bisa maksimal," ujar Rendra kemarin.
Penanggulangan karhutla di Dumai menjadi perhatian Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung berkunjung ke Dumai menumpangi heli dan mendarat di Bandara Pinang Kampai Dumai, Senin pagi.
"Kita tidak perlu acara seremonial ini, karena saat ini yang diperlukan tindakan untuk pemadaman hutan yang terbakar," tegasnya di area bandara Pinang Kampai Dumai. (R02/MCR)