BPOM Beri Sertifikat CPOB Vaksin Merah Putih, Apa Artinya?

Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:41:28 WIB
Kepala BPOM Penny K Lukito

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menyerahkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk Vaksin Merah Putih kepada PT Biotis Pharmaceutical Indonesia, Rabu (18/8/2021).

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, PT Biotis bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) dalam mengembangkan vaksin dengan platform inactivated virus tersebut.

"Dalam hal ini, hari ini kami akan menyampaikan pemberian dari Cara Produksi Obat yang Baik (CPOB) good manufacturing practice dari PT Biotis," kata Penny dalam konferensi pers seperti ditayangkan  YouTube BPOM RI, Rabu (18/8/2021).

Menurut Penny, dari 6 kandidat Vaksin Merah Putih, vaksin Covid-19 yang dikembangkan Unair menjadi vaksin yang terdepan dalam proses pengembangannya.

Adapun vaksin Merah Putih yang merupakan karya peneliti Indonesia ini dikembangkan mulai dari pengembangan bibit vaksin, proses formulasi, produksi dan pengisiannya dilakukan di Indonesia.

"Sudah melalui beberapa tahapan pertama pada hewan uji transgenik sudah diselesaikan, dan saat ini berlangsung pada hewan uji makaka, akan jelaskan lebih detail lagi progresnya oleh peneliti Unair, dan menjadi harapan dan antisipasi kita semua," ujar Penny.

Ia menambahkan, setelah uji klinik pada hewan diselesaikan, maka uji klinik akan dilakukan kepada manusia dalam waktu dekat. Oleh karenanya, lanjut Penny, BPOM akan membantu pengembangan Vaksin Merah Putih dan melakukan pengawalan terhadap regulasi agar sesuai standar internasional dikaitkan dengan aspek keamanan, mutu dan khasiat.

"Sehingga tentunya persyaratan dan persiapan dapat dipenuhi baik pada saat pra klinik maupun uji klinik," ungkapnya.

Penny memastikan, jika uji klinik Vaksin Merah Putih berjalan baik dan sesuai standar internasional, maka izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) akan dapat diberikan pada 2022.

"Nanti akan bisa mendapatkan emergency use authorization yang harapannya untuk Vaksin Merah Putih produksi Unair dan PT Biotis ini adalah sekitar semester 1 tahun 2022 ini kalau sesuai dengan rencana," tandas Penny.(R03)

Sumber Berita: rri.co.id

Terkini