Piton Raksasa Yang Ditangkap di Sungai Buluh Ternyata Dua Ekor Betina Sedang Mengerami Banyak Telur

Ahad, 29 Agustus 2021 | 10:56:47 WIB
Proses penangkapan ular piton raksasa di SUngai Buluh, Bunut Pelalawan./ Sumber Foto: Amar Pd/Facebook/ Info Kejadian Pelalwan

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Warga di Sungai Buluh, Kecamatan Bunut Kabupaten Pelawan dihebohkan dengan penemuan dua ekor ulat piton raksasa berukuran besar dengan panjang diperkirakan 9 meter. 

Ular tersebut ditemukan warga di sekitar pemukiman warga di sekitar areal perkebunan PT ADEI. 

Untuk mengangkat satu ekor ular piton tersebut, setidaknya diperlukan tenaga lebih dari 10 orang. 

Amar Pd, pecinta satwa jenis Reptil yang menjadi salah satu penangkap ular berukuran raksasa tersebut mengungkapkan kalau ular tersebut ditangkap pada Sabtu (28/8/2021) siang lalu. 

''Keduanya ular betina bang. Karena keduanya saat ditangkap dalam posisi masih mengerami telur,'' kata Amar.

Ular tersebut ditemukan di semak belukar di sekitar areal perkebunan yang dekat dengan pemukiman. 

Saat ditemukan, sebut Amar, ular tersebut sedang mengerami telur. Diperkirakan dalam sepekan ke depan  ada yang akan menetas. Selebihnya ada yang dalam hitungan bulan. ''Jumlahnya (telur,red) banyak sekali bang. Sangat Banyak,''  jelas Amar.

''Ada yang dalam hitungan minggu akan menetas dan satu induk lagi perkiraan 2 bulan lagi menetas,'' jelas Amar terkait evakuasi satwa liar itu. 

Dia jelaskan, pemindakan dilakukan Karena takut telurnya busuk, soalnya  di sana, telur-telur tersebut kena hujan.

Rencananya, ujar Amar, telur-telur ular tersebut akan dirawat di dalam inkubator, sementara untuk induknya akan dilepas liarkan di habitatnya yang lebih aman.

Dia juga menjelaskan, sejauh ini memang belum ada mendapat informasi dari masyarakat apakah ular tersebut pernah memakan korban hewan ternak warga. 

Namun, dia menjelaskan, untuk ular piton dewasa sepanjang itu, pasti mengincar kambing, anjing, atau anak sapi dan kerbau.  Sementara kalau di hutan, bisa memangsa rusa atau babi.(R04) 

Terkini