JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Presiden Joko Widodo mengajak para pemuda Indonesia untuk mengambil kesempatan memenangkan kompetisi.
Karena itulah, salah satunya, dia menekankan agar kaum muda Indonesia menguasai teknologi, bukan malah dikuasai oleh teknologi.
''Dalam dunia yang penuh desrupsi, waktunya kaum muda menjadi pemimpin untuk memenangkan kompetisi. Pemimpin yang menguasai teknologi, bukan dikuasai teknologi,'' kata dia.
Karena itulah, sebut dia, seorang pemimpin harus mau terus belajar, pada siapa saja, dan tentang apa saja.
Jokowi juga menjelaskan esensi kepemimpinan bagi generasi muda saat ini. Itu, kata dia, bukan soal posisi atau jabatan.
''Kepemimpinan itu bukan posisi, apalagi jabatan. Kepemimpinan adalah pengaruh, kepemimpinan adalah inspirasi, kepemimpinan adalah yang membuat visi menjadi kenyataan,'' imbuh dia.
''Saya memahami bahwa tidak semua pemuda Indonesia mempunyai kesempatan untuk menikmati pendidikan tinggi. Memahami dunia yang penuh desrupsi, memahami dunia yang menuju kemana, memahami perkembangan iptek terbaru. Namun demikian harus ada pemuda Indonesia yang lain, yang memberitahu kepada yang belum tahu,'' imbau dia.
Indonesia, sebut Jokowi, memerlukan pemuda yang mau berkontribusi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada yang kurang.
''Yang meningkatkan kesejahteraan kepada yang miskin. Yang membuat semua anak indonesia mempunyai kontribusi yang lebih besar kepada kemanusiaan dan kemajuan bangsa.Itulah esensi kepemimpinan,'' imbuhnya.(R03)