Terus Dikeluhkan Warga, Ini Rencana Terkait Perbaikan Jalan Rusak Akibat IPAL

Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:10:32 WIB
Kondisi pekerjaan proyek IPAL di Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kondisi jalan di Kota Pekanbaru rusak parah akibat pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sudah berjalan hampir 2 tahun terakhir. 

Kondisi ini banyak dikeluhkan warga. Bukan cuma pengguna jalan, tapi juga warga yang tinggal dan beraktivitas usaha di sekitar proyek IPAL tersebut. 

Selain menyebabkan lingkungan kotor, becek dan berdebu, banyak usaha warga yang mati akibat akses jalan tidak bisa dilalui.

Warga pun meminta pemerintah Kota Pekanbaru segera mengingatkan kontraktor pelaksana kegiatan untuk menuntaskan pekerjaan yang sudah bertahun-tahun tak selesai itu. 

Lantas bagaimana respon pemerintah Kota?

Kepada wartawan, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi Nasution kembali angkat bicara.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memberi batas waktu akhir kepada kontraktor pekerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dalam melakukan rekondisi jalan hingga akhir Desember 2022.

Kontraktor harus segera menuntaskan sejumlah ruas jalan yang rusak akibat pekerjaan galian IPAL menjelang akhir tahun ini. Pemerintah kota juga telah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap kontraktor.

"Menjelang akhir tahun ini mesti selesai. Karena kontrak kontraktor IPAL sendiri mau berakhir," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Senin (24/10).

Menurutnya, kontraktor IPAL telah memulai melakukan perbaikan atau rekondisi jalan rusak. Titiknya tersebar di Kecamatan Sukajadi hingga Kecamatan Senapelan.

Mereka melakukan penambalan jalan dan melakukan overlay (pelapisan aspal). Namun, belum seluruhnya jalan rusak yang dilakukan rekondisi oleh kontraktor. Kondisi jalan rusak ini sangat dikeluhkan masyarakat karena sudah terlalu lama.

"Ini sudah mulai di rekondisi oleh kontraktornya. Kalau tidak salah dalam minggu ini juga ada jadwal untuk pengaspalan. Tadi malam ada jadwal (pengaspalan) di Jalan Ir Juanda, kemudian di sekitar Sungai Duku," pungkasnya. (R03)

Terkini