Ketika Jalan Sutomo Siak 'Disulap' Menjadi Ikon Pariwisata Baru di Negeri Istana

Senin, 26 Desember 2022 | 23:39:37 WIB
Salah satu bagian sudut kota Siak tepatnya di Jalan Sutomo yang digarap menjadi destinasi menarik Siak pada malam hari.

SIAK (RIAUSKY.COM)- Bupati Siak Alfedri di halaman fan page nya  sempat membagikan foto-foto cantik suasana jalan Dr Sutomo malam hari.

”Saat ini, Pemerintah Kabupaten Siak tengah melakukan pelebaran Jalan, ditambah pedestrian. Sebelumnya hanya satu jalur dan jalanan yang gelap, namun kini disulap menjadi dua jalur dan lampu gemerlap,”tulisnya.

lanjutnya, peningkatan Jalan Dr Sutomo itu, dibangun pada 2022 ini, dan ditargetkan rampung hingga akhir tahun. Ruas jalan yang dibangun sepanjang satu kilometer dari persimpangan Jalan Raja Kecik sampai simpang Bundaran Pasar Belantik.

Pedestrian di bangun dengan lebar 3-4 meter, lantai berwarna hitam putih menambah kesan minimalis, dilengkapi dengan jalur pemandu bagi penyandang disabilitas, bangku santai dengan desain khas tempo dulu, lampu dekoratif nan cantik menerangi ketika malam hari serta sarana penunjang lainnya membuat suasana berasa nyaman dan sudah pasti suatu hal yang layak untuk di-upload ke platform digital.

”Seperti di berbagai kota-kota maju dan modern dunia, keberadaan jalur pedestrian di jalanan perkotaan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat urban untuk mengakomodasi hak pejalan kaki semata.

Fungsi jalur hijau perkotaan ini juga berkembang karena dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi. Hal tersebut menjadi inspirasi pembangunan jalan Dr Sutomo di kota Siak yang kini sudah dapat dinikmati warga kota.

“Seperti kota-kota modern, pedestrian Sutomo kini jadi tempat asyik buat nongkrong dan sebagai sarana berinteraksi warga dan wisatawan. Apalagi, di sana memang menjadi kawasan sibuk tiap harinya dan kawasan perbelanjaan bagi warga Siak karena semua kebutuhan tersedia di lokasi tersebut. Mulai dari toko harian, restoran, kafe, pedagang jajanan makanan dan minuman ringan, ritel mini market, perbankan, hotel bahkan bengkel juga ada di deretan,”urainya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, (PU Tarukim) Kabupaten Siak, Irving Kahar mengatakan pembangunan pedestrian itu memadukan konsep antara penataan kawasan wisata tengah kota dan jalur hijau dengan karakteristik kota Siak sebagai Kabupaten Hijau (Green District), Kota Pusaka (Heritage City) dan Kota Pintar (Smart City).

Mengusung konsep kawasan hijaunya, jalur tersebut juga diperindah dengan menanam 74 batang pohon Tabebuya, sejenis pohon sakura tropis berwarna merah jambu yang jika sudah tumbuh mekar akan menambah cantik kawasan itu.

“Pengerjaan pedestrian Jalan Sutomo oleh Dinas PU Tarukim tahun ini memang belum menganggarkan fasilitas penunjang lokasi wisata seperti tong sampah, ke depan diharapkan ada andil dari pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility nya (CSR) untuk membuat tong sampah yang bagus di sepanjang pedestrian itu,”tutupnya. (R08)

Terkini