Kadis Ketapang Pekanbaru Ajak Para Puan Optimalkan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 10 Januari 2023 | 20:24:33 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Ir.Hj.El Syabrina MP mengajak kaum ibu dan perempuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Bentuk upaya peningkatan ketahanan pangan itu pun, sebut El Syabrina, tak harus hal-hal yang sulit, namun bisa memanfaatkan potensi yang ada di sekitar.

Hal tersebut diungkapkan El Syabrina saat menjadi narasumber dalam dialog Peran Puan yang ditaja Radio SmartFM Pekanbaru, Selasa (10/1/2023) sore tadi.

Pesan ini tak hanya ditujukan kepada kaum ibu yang ad adi rumah tangga, dijelaskan El Syabrina, secara pribadi pun dia memanfaatkan lahan yang tersedia untuk bercocok tanam, baik buah maupun sayuran.

Pada kesempatan tersebut, El Syabrina menjelaskan sejumlah trik-trik sederhana bercocok tanam di pekarangan dengan cara sederhana, namun tetap memberikan hasil yang bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Misalnya dalam membuat kompos maupun memanfaatkan jenis tanah di Kota Pekanbaru yang spesifik.

''Tak harus membeli kompos, kompos kita bisa buat sendiri, dengan hanya memanfaatkan limbah sayuran dan sisa makanan sehari-hari. Jangan dibuang, bisa dibuat menjadi pupuk untuk menyuburkan tanah,'' pesan lulusan IPB ini sembari memaparkan cara membuat kompos.

El Syabrina juga menjelaskan perihal menanam pangan secara sederhana akan sangat membantu keluarga.

''Misalnya, dengan menanam 10 pot cabai di rumah, artinya kita tak perlu harus membeli cabai di pasar. Kita juga tak harus tergantung kepada mekanisme pasar yang disebabkan suplai and demand. Itu cukup membantu,'' papar dia lagi.

Dia juga menjelaskan sejumlah pertanyaan yang masuk dari warga kota terkait dampak inflasi terhadap kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

''Pastinya akan sangat berdampak. Inflasi itu seperti lingkaran setan. Ketika daya beli masyarakat melemah, industri tidak bisa memproduksi baang dengan jumlah banyak. Karena kebutuhan produksi sedikit, akhirnya banyak karyawan yang dirumahkan, dan itu berdampak pada meningkatnya pengangguran,'' jelas dia.

Oleh karena itulah, jelas dia, kemandirian di dalam keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan se-optimal mungkin akan sangat membantu menekan dampak inflasi.

''Inflasi itu idealnya di bawah 5 persen, baiknya dikisaran 4 persen. Tapi yang terjadi saat ini sudah di atas 7 persen, dan dampaknya terhadap daya beli masyarakat pasti sangat terasa. Dan para perempuan sangat bisa mengambil peranan untuk membantu ketahanan pangan keluarga. Mau bertanam apapun, baik sayuran, cabai menggunakan tabulapot pun bisa,'' tutup dia.(R03) 

Terkini