TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Kuantan Singingi selama ini dikenal sebagai daerah dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul.
Keunggulan tersebut disebutkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuansing Doni Afrialdi salah satunya terlihat dari kehadiran sumber daya manusia yang berkualitas, yang dilihat dari akses dan capaian di bidang pendidikan.
Untuk mempertahankan nilai lebih yang dimiliki itu, sebut Doni, maka pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menegah Atas (SMA) menjadi penting peranannya untuk dilakukan penguatan.
Hal tersebut diungkapkan Doni Rabu, (25/01/2023) Diteluk Kuantan selepas menghadiri Apel pagi di SMPN 1 Teluk Kuantan, sekaligus menjadi Irup, yang dihadiri seluruh Majelis Guru dan Kepala Sekolah
Penguatan tersebut, dijelaskan dia, harus dimulai dari peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia guru dan tenaga penggerak pendidikan yang unggul.
Adapun kehadiran Kadisdikpora Kuansing ke SMPN 1 tersebut adalah untuk menunjang semangat Anak - Anak kita baik dilevel SMP agar mereka selalu semangat dalam belajar.
Doni menjelaskan, pihaknya berupaya melakukan penguatan dasar terhadap anak didik di sekolah.
''Dasar kita harus kuat serta mereka harus mempunyai semangat yang tinggi serta para majelis guru juga harus mempunyai semangat yang kuat untuk melaksanakan program tersebut.
Jika tidak kuat di dasar, sebut Doni, seperti SD atau SMP, sulit untuk bisa melanjutkan ke level yang lebih tinggi seperti di tingkat SMA, Begitu pun seterusnya, jikalau tingkat SMA tidak kuat, sulit untuk melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. Sementara kita tahu yang bahwa Kabupaten Kuansing adalah merupakan gudangnya orang - orang berkualitas serta Sumber Daya Manusia (SDM)- nya juga orang-orang berkualitas.
''Sementara SDM yang berkualitas itu di kemudian hari bisa dilihat setelah selesai di perguruan tinggi dan smemasuki dunia kerja,'' lanjut dia.
"Ibarat bangunan, harus mempunyai pondasi yang Kokoh dan kuat, ya itu harus dari tingkat SD dan SMP serta SMA,''jelas Doni.
Sesuai dengan tugas dan fungsi, peran Dinas Pendidikan di kabupaten dan kota adalah untuk tingkat SD dan SMP. Selanjutnya SMA menjadi domain Dinas Pendidikan Provinsi.
Kepada para murid dan siswa, Doni pun mengajak untuk terus memacu diri dalam belajar, memiliki semangat yang kuat untuk bisa mengejar pengetahuan sehingga mendukung untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Disdikpora Kuansing, lanjut Doni, akan selalu melakukan pemantauan dan turun ke lapangan guna melihat secara lansung kegiatan belakar mengajar di sekolah, salah satunya bisa melalui program MKKS dan P3KS.
Doni juga menjelaskan, sebelumnya, dia juga telah mendapatkan tugas dari Plt. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby untuk melakukan peninjauan dan pendataan tentang kekurangan di tiap sekolah yang ada di kuansing, dengan harapan di tahun mendatang atau tahun 2024 mendatang sekolah di Kuansing semakin sempurna.
Tambahkannya lagi, sebagai penggerak pendidikan di Kuansing jajaran dinas juga diingatkan untuk selalu memiliki semangat dan kuat untuk menunjang pendidikan serta memotivasi penggerak sekolah dan guru - guru penggerak.
Doni juga mengajak para tenaga pendidik untuk melaksanakan kegiatan implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan oleh Rayon dengan cara mandiri.
''Para guru-guru di Kuansing juga diimbau agar meningkatkan kompetensi agar anak didik bersemangat. Jikalau guru tidak meningkatkan kompetensi, dia khawatir akan berimbas pada kualitas anak didik.(R12)