PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 di astaka utama, halaman Masjid Rhaudatus Sholihin, Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Kulim, Minggu (12/2). Dengan MTQ ini diharapkan muncul qari dan qariah yang akan dipertandingkan di MTQ Provinsi Riau.
"Malam ini merupakan kebahagiaan jajaran Pemko Pekabaru dapat bersilaturahmi dan bertatap muka dengan qari-qariah, hafiz-hafizah, alim ulama dan pecinta Alquran pada pembukaan MTQ. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kecamatan yang telah mempersiapkan kafilah terbaiknya untuk bersama mewujudkan tujuan mulia melestarikan Alquran," ujarnya.
Diharapkan, semua pihak memberikan semangat kepada generasi muda mempelajari Alquran sebagai pedoman dalam seluruh aktivitas. Penyelenggaran MTQ bertujuan untuk memotivasi generasi muda dan masyarakat untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Pada MTQ ini, sebanyak 563 qori dan qoriah bertanding dalam delapan cabang di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Pekanbaru. Pertandingan MTQ ini digelar di sembilan lokasi di Kecamatan Kulim.
Ketua Panitia MTQ yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Syoffaizal dalam pidatonya, Minggu (12/2) malam mengatakan, MTQ ke-55 Kota Pekanbaru digelar di Kecamatan Kulim. Pelaksanaan MTQ selama enam hari, pada 12-17 Februari 2023.
MTQ dipusatkan di astaka utama, halaman Masjid Rhaudatus Sholihin. Sebelum pembukaan, telah dilaksanakan terlebih dahulu serangkaian kegiatan seperti penyegaran dewan hakim di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru pada 8 Februari.
Pelaksanaan cabang pertandingan MTQ digelar di beberapa tempat. Lomba Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Qira'at Alquran Mujawwad dewasa, tilawah anak-anak dan cacat netra digelar di astaka utama, halaman Masjid Rhaudatus Sholihin.
Cabang Qira'at Alquran Murrattal dewasa dan remaja serta Tartil Alquran digelar di Masjid Al Mukarramah. Cabang Tahfiz 1 dan 5 Juz Tilawah digelar di Majid Nurul Ikhwan.
Cabang Tahfiz Alquran 10-20 Juz digelar di Masjid Awaludin. Cabang Tahfiz 30 Juz dan Tafsir Alquran Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris digelar di Masjid Darunnur.
Cabang Khat (Kaligrafi) Naskah, Khat Hiasan Mushaf, Khat Dekorasi, dan Khat kontemporer digelar di MDTQ Masjid Al Mukarramah. Cabang Musabaqah karya tulis digelar di Pondok Pesantren Al Munawwarah.
Cabang hafalan 100 hadis dengan sanad dan 500 hadis tanpa sanad digelar di Masjid Nurul Iman. Cabang Syarhil Quran dan Fahmil Quran digelar di SMA Negeri 10 Pekanbaru.
"Jadi, MTQ melombakan delapan cabang. Peserta atau kafilah sebanyak 563 orang dari 15 kecamatan," ungkap Syoffaizal.
Juara umum berhak atas Piala Bergilir Wali Kota. Tahun lalu, piala bergilir MTQ ini diraih Kecamatan Bukit Raya.(R03)