Piagam Adipura Jadi Penyemangat DLHK Pekanbaru untuk Merebut Adipura

Senin, 06 Maret 2023 | 08:21:00 WIB
Kepala Dinas LHK Pekanbaru Hendra Afriadi dan Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun saat mengangkat piagam Adipura.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebersihan pada tahun 2023 ini.

Kota Pekanbaru mendapatkan penghargaan berupa Sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penyerahan sertifikat Adipura ini dilakukan bersamaan dengan menyerahkan penghargaan piala Adipura 2022 bagi beberapa daerah di Indonesia dan dihadiri beberapa kepala daerah, serta kepala dinas terkait.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya.

Bagi Pemko Pekanbaru, penghargaan ini tentunya merupakan capaian yang membanggakan. Karena hampir lebih kurang 10 tahun, Pekanbaru nyaris tanpa torehan prestasi di bidang Adipura.

Terakhir, Pekanbaru meraih Adipura pada zaman Wali Kota Pekanbaru, H Herman Abdullah.

Penjabat (Pj)  Wali Kota Pekanbaru Muflihun SSTP, MAP pun ikut bergembira. Dia tak dapat menutupi rasa harunya, karena, penghargaan yang selama beberapa puluh tahun lalu selalu melekat sebagai ikon kota bersih Kota Pekanbaru itu kini berhasil diraih kembali.

Meski masih berupa seetifikat Adipura, namun, hal tersebut adalah langkah besar yang telah dilakukan Pemko Pekanbaru untuk membuktikan komitmen untuk menciptakan kota yang bersih.

"Alhamdulillah, ini menjadi awal langkah kita bersama untuk memperoleh hasil yang lebih baik kedepannya, terutama dalam masalah kebersihan Kota Pekanbaru. Tentunya kita juga perlu partisipasi masyarakat untuk kepedulian lingkungan, agar Kota Pekanbaru lebih nyaman kedepannya," ujar Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, Selasa (28/2/2023) lalu.

Pj. Wali Kota Pekanbaru Muflihun saat menerima Sertifikat Adipura dari Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar disaksikan  tokoh lingkungan yang juga mentan Menteri LH, Sarwono Kusumaatmaja.

Dengan sertifikat ini, Pemko Pekanbaru selangkah lagi akan menerima Piala Adipura sebagai Kota Besar Bersih di Indonesia.

Raihan prestasi membanggakan ini juga membuat Kepala Dinas LHK Pekanbaru Hendra Afriadi bangga sekaligus semakin termotivasi untuk menjadikan Kota Pekanbaru lebih bersih lagi.

"Alhamdulillah hari ini juga dalam rangka memperingati hari Peduli Sampah Nasional, dan alhamdulillah Pemerintah Kota Pekanbaru meraih penghargaan Adipura setelah 10 tahun absen, tepatnya tanggal 28 ini yang diserahkan langsung pemerintah pusat oleh Ibu Menteri KLHK dan diterima langsung oleh Bapak Walikota, Bapak Muflihun, S.STP, M.AP ," ujar Hendra Afriandi  yang ikut hadir mendampingi Pj Wlai Kota Pekanbaru, Muflihun di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat (28/2/2023).

Dijelaskan Hendra, sertifikat penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras semua elemen masyarakat sehingga Pekanbaru bisa naik setingkat lagi sehingga mendapatkan Piala Adipura.

Dengan adanya sertifikat Adipura ini, akan membuat pihaknya akan lebih antusias lagi dalam meningkatkan kinerja.

"Karena setelah mendapatkan penghargaan ini, tentulah kami akan berusaha lagi untuk memperoleh peningkatan yang lebih tinggi lagi, yaitu mendapatkan piala Adipura," ungkap dia Optimis.

"Untuk itu tadi, ibu Menteri, Dirjen juga langsung memberikan arahan kepada kami untuk segera melakukan tindakan-tindakan ataupun langkah-langkah percepatan terkait penanganan, pengolahan dan edukasi kepada masyarakat, bagaimana memanfaatkan sampah agar tetap bisa mensejahterakan masyarakat itu sendiri juga," tukasnya.

Dalam upaya menuntaskan masalah kebersihan dan sampah di Kota Pekanbaru, Hendra menjelaskan,  pihaknya juga sudah mengambil dan melaksanakan beberapa langkah yang di perintahkan oleh Walikota Pekanbaru.

Beberapa langkah tersebut, dijelaskan dia adalah: Pertama adalah meningkatkan pelayanan dalam hal penanganan persampahan.

Kedua, menggiatkan secara masif, sosialisasi edukasi kepada masyarakat untuk memaksimalkan fungsi tempat pengelohan sampah, sehingga nantinya hasil dari pengolahan sampah ini bisa meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat disekitarnya khususnya.

Ketiga adalah ketertiban bersama dalam mematuhi jam buang sampah pada TPS-TPS yang ada,'' jelas Hendra.

Sebagaimana diketahui, Pemko Pekanbaru melalui DLHK terus membenahi upaya pengetasan masalah sampah.

Setidaknya, saat ini, ada 63 TPS yang telah didata oleh DLHK dan itu menjadi prioritas untuk pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat.

Selain itu, saat ini, DLHK juga menyediakan tak kurang dari 14 bak sampah sementara guna mencegah pembuang sampah liar.

Pihaknya berharap, bila sinergi dalam pengelolaan sampah ini bisa dilaksanakan, Pekanbaru akan mampu bersih dari sampah yang selama ini menjadi momok bagi warga kota.

Dari sana juga Pemko tentunya bergerak pada upaya untuk mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih massif termasuk dengan melibatkan bank-bank sampah maupun pemanfaatan sampah untuk mendukung pasokan energi, pupuk  maupun manfaat lainnya.(Advertorial)

 

Terkini